Balik Papan, MWT – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Balikpapan melaksanakan pemeriksaan blok hunian dan tes urine terhadap warga binaan secara acak, Selasa (27/10/2026), untuk mendeteksi dini potensi gangguan keamanan dan ketertiban serta mencegah penyalahgunaan narkoba.
Kegiatan tersebut dipimpin Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan bersama jajaran staf pengamanan dengan melibatkan Bintara Pembina Desa (Babinsa) dan Bhabinkamtibmas. Pelibatan unsur TNI dan Polri ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pengawasan dan menjaga keamanan di lingkungan Rutan Balikpapan.
Pemeriksaan meliputi kondisi kamar hunian, kebersihan lingkungan, serta barang-barang milik warga binaan. Menurut keterangan dalam bahan kegiatan, pemeriksaan dilaksanakan secara tertib, humanis, dan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).
Selain pemeriksaan blok hunian, petugas mengambil sampel urine warga binaan yang dipilih secara acak. Tes tersebut ditujukan untuk mendeteksi kemungkinan penyalahgunaan narkoba di lingkungan pemasyarakatan.
Kepala Rutan Kelas IIA Balikpapan, Andre Silalahi, menegaskan kegiatan deteksi dini akan dilaksanakan secara berkala sebagai bagian dari upaya mencegah gangguan keamanan dan ketertiban. Ia juga menyatakan kolaborasi dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas akan terus diperkuat untuk mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Rutan Balikpapan meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat koordinasi dengan aparat terkait. Namun, bahan yang tersedia belum mencantumkan hasil tes urine, jumlah warga binaan yang diperiksa, maupun temuan dari pemeriksaan blok hunian. (Zul)
