Berita  

Rumah Warga Terbakar Syafii Tarigan Berikan Bantuan

Deli Serdang, MWT — Kebakaran hebat menghanguskan rumah milik Edy Sudrajat Tarigan yang berada di Gang Seroja, Jalan Pertahanan, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang. Peristiwa terjadi begitu cepat, api melalap habis bangunan hanya dalam waktu sekitar 10 menit.

Menurut keterangan warga, api tiba-tiba muncul dan langsung membesar. Sebelum kobaran api terlihat, sempat terdengar suara letusan menyerupai ban pecah. Tak lama kemudian, api menyapu atap seng hingga seluruh isi rumah. Kebakaran diduga dipicu oleh arus pendek listrik.

Rumah tersebut dihuni oleh Edy Sudrajat Tarigan bersama ibunya serta dua orang kakaknya. Bangunan terdiri dari empat pintu yang ditempati oleh anggota keluarga tersebut. Tidak ada barang yang berhasil diselamatkan saat api dengan cepat melahap seluruh bagian rumah.

Saat tim Media Warta Tipikor tiba di lokasi, api telah berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran dari Kabupaten Deli Serdang. Proses pemadaman berlangsung cukup sulit karena akses jalan menuju lokasi sangat sempit sehingga mobil pemadam tidak dapat masuk. Petugas terpaksa menarik selang air sejauh kurang lebih 500 meter menuju titik kebakaran.

Di lokasi kejadian, turut hadir tim identifikasi dari kepolisian sektor setempat yang langsung melakukan pengumpulan data guna memastikan penyebab kebakaran. Area rumah yang terbakar kini telah dipasangi garis polisi untuk mengamankan barang-barang yang masih tersisa dari kemungkinan penyalahgunaan oleh pihak tidak bertanggung jawab.

Selain itu, Camat Patumbak bersama sejumlah kepala seksi dan staf, serta aparatur dari Desa Sigara Gara, turut hadir memberikan bantuan kepada korban. Pemerintah setempat membantu menyediakan rumah kontrakan sebagai tempat tinggal sementara bagi keluarga korban. Camat Patumbak juga menyatakan akan mengupayakan bantuan pembangunan rumah layak huni bagi Edy Sudrajat Tarigan dan keluarganya.

Turut hadir pula mantan Kepala Desa Sigara Gara, Syafii Tarigan, yang saat ini kembali mencalonkan diri untuk periode 2026–2034. Ia ikut memberikan santunan kepada korban sebagai bentuk kepedulian atas musibah yang terjadi.

Edy Sudrajat Tarigan berharap adanya perhatian dan bantuan dari berbagai pihak untuk membangun kembali rumahnya yang telah habis terbakar. Rumah tersebut merupakan satu-satunya peninggalan orang tuanya yang kini menjadi tempat tinggal bersama keluarganya. (Suwito)