Kendawangan , MWT — Harapan warga terhadap hadirnya fasilitas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Selimantan Jaya, Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, mulai dibayangi tanda tanya. Pasalnya, pembangunan yang disebut telah memiliki material sejak 2025 itu hingga kini belum juga rampung.
Kondisi tersebut terungkap pada Rabu (26/8/2026). Sejumlah warga Desa Selimantan Jaya, khususnya wilayah SP.8 Singkup, mempertanyakan kelanjutan pembangunan proyek SPPG/MBG yang dinilai berjalan lambat.
Sekretaris Desa Selimantan Jaya, Dedi Susanto, menyebut material untuk pembangunan program SPPG/MBG tersebut telah tersedia di desa sejak 2025. Namun, pengerjaan fisik yang terlihat berlangsung pada 2026 justru belum menunjukkan tanda-tanda penyelesaian.
Situasi itu kemudian memunculkan keresahan di tengah masyarakat. Warga mempertanyakan alasan pembangunan SPPG/MBG yang hingga sekarang belum juga selesai, meski material proyek disebut telah berada di Desa Selimantan Jaya sejak tahun sebelumnya.
Menurut warga, kondisi bangunan yang belum kunjung rampung membuat mereka pesimistis fasilitas tersebut dapat segera dimanfaatkan. Mereka menilai proyek itu berpotensi terus terbengkalai apabila tidak segera dilanjutkan dan diselesaikan.
Padahal, keberadaan SPPG yang berkaitan dengan program MBG mendapat dukungan dari masyarakat. Warga berharap pembangunan fasilitas tersebut diteruskan hingga benar-benar selesai sehingga manfaat program dapat dirasakan masyarakat.
“Kami sebagai warga masyarakat sangat mendukung proyek pembangunan SPPG atau yang disebut MBG. Kami berharap pembangunannya segera diteruskan,” ujar warga Desa Selimantan Jaya.
Warga juga berharap proyek tersebut tidak berhenti tanpa kepastian. Sebab, apabila pembangunan dibiarkan terlalu lama, kondisi bangunan yang terbengkalai dikhawatirkan justru menimbulkan berbagai pertanyaan di tengah masyarakat.
Dengan nada berseloroh, warga bahkan menyebut bangunan yang terbengkalai itu bisa berubah apabila tidak segera dilanjutkan.
Ungkapan tersebut dikaitkan warga dengan kondisi wilayah Kecamatan Singkup yang banyak memiliki bukit dan gunung. Mereka berharap hal tersebut tidak benar-benar menjadi gambaran masa depan bangunan SPPG/MBG di Desa Selimantan Jaya.(Jajir)
