Independen, Akurat & Berimbang
Berita  

Polres Langkat Perkuat Sinergi Warga Lewat Minggu Kasih

Langkat, MWT – Langkah menjaga keamanan tidak selalu bermula dari penindakan. Di Kabupaten Langkat, kepolisian memilih mendekatkan diri kepada masyarakat melalui program Minggu Kasih yang sekaligus menjadi ruang untuk membangun silaturahmi dan menyerap aspirasi terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Program tersebut digelar Polres Langkat pada Minggu (23/08/2026), bertempat di Gereja Kristen Indonesia Sumut (GKI), Jalan Kartini, Lingkungan III, Kelurahan Kwala Bingai, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat.

Kegiatan yang mewakili Kapolres Langkat AKBP Hannry P.H. Tambunan, S.E., S.I.K. itu dipimpin Ps. Kasat Binmas IPTU Sigit Adrianto, S.E., bersama jajaran Pejabat Utama (PJU), personel Polres Langkat serta personel Polsek Stabat.

Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Kapolsek Stabat AKP Zulkarnain, S.H.; Kasikum Polres Langkat AKP P.E. Sihaloho, S.H.; Kasubag Strajemen Bagren Polres Langkat AKP M. Silitonga, S.H.; Kasiwas Polres Langkat AKP M. Ginting, S.H.; Kasi Propam Polres Langkat IPTU Fery Irawan, S.H., M.H.; KBO Sat Lantas Polres Langkat IPTU Tomi Ginting, S.H.; Kanit Intelkam Polsek Stabat IPDA M.P. Panjaitan, S.H.; serta personel Sat Binmas dan Bhabinkamtibmas.

Minggu Kasih berlangsung bersama pendeta, pengurus dan jemaat GKI Kwala Bingai. Ibadah dipimpin Pdt. Dr. Fernando Tambunan, S.Th., M.Th., dengan tema “Mengakui Yesus sebagai Messias bagi Keluarga.”

Di hadapan jemaat, IPTU Sigit Adrianto menyampaikan pesan Kapolres Langkat agar masyarakat menjadikan nilai-nilai agama dan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari upaya menjaga Kamtibmas.

Menurutnya, ketahanan keamanan perlu dibangun sejak lingkungan terkecil, terutama keluarga. Perhatian terhadap generasi muda juga dinilai penting agar mereka tidak terseret ke berbagai perilaku negatif, termasuk penyalahgunaan media sosial.

“Harapan kami, kita bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas, diawali dari keluarga dan agama. Saat ini kita harus memberikan perhatian kepada generasi muda agar tidak terjerumus pada hal-hal negatif, termasuk penyalahgunaan media sosial,” ujar IPTU Sigit.

Persoalan narkotika menjadi salah satu perhatian yang disampaikan kepolisian. Kabupaten Langkat disebut masih memiliki kerentanan terhadap peredaran narkoba sehingga keluarga dan seluruh unsur masyarakat diharapkan ikut mengambil peran dalam pencegahan.

Masyarakat juga diminta tidak ragu menyampaikan informasi kepada kepolisian apabila menemukan indikasi penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.

“Jangan takut untuk memberikan informasi kepada pihak kepolisian. Masyarakat dapat menghubungi Call Center Polri 110 apabila mengetahui adanya gangguan Kamtibmas atau tindak pidana untuk segera ditindaklanjuti,” katanya.

Tak hanya narkoba, kepolisian menyoroti penggunaan media sosial yang semakin melekat dalam kehidupan masyarakat. Jemaat diingatkan agar tidak langsung mempercayai informasi yang belum terverifikasi, terlebih jika berisi provokasi, konten negatif atau materi yang dapat memicu perpecahan.

“Media sosial harus digunakan secara bijak dan bertanggung jawab. Jangan mudah terpengaruh oleh ajakan atau komentar negatif yang dapat menimbulkan perpecahan,” pesan IPTU Sigit.

Untuk memperkuat rasa aman masyarakat, Polres Langkat menyatakan akan terus menghadirkan kegiatan patroli, terutama pada malam hari. Upaya tersebut diarahkan untuk menciptakan suasana yang aman dan nyaman di tengah masyarakat.

Kepolisian juga menegaskan kepeduliannya terhadap tempat-tempat ibadah. Dukungan terhadap pembangunan tempat ibadah menjadi bagian dari komitmen Polres Langkat untuk menjalankan peran yang lebih luas, tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga melalui perlindungan, pengayoman, pelayanan dan kepedulian sosial.

“Polres Langkat bukan hanya hadir untuk menindak, tetapi juga melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat. Kami juga berkomitmen membantu dan memberikan perhatian terhadap tempat-tempat ibadah,” ungkapnya.

Perkembangan teknologi pun menjadi perhatian lain dalam pertemuan tersebut. Polres Langkat meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyalahgunaan Artificial Intelligence (AI) yang dapat digunakan untuk melakukan penipuan, sekaligus mewaspadai berbagai bentuk kejahatan siber.

Masyarakat juga diajak menjauh dari praktik judi online yang dinilai semakin meresahkan serta berpotensi membawa dampak buruk bagi kehidupan keluarga dan lingkungan sosial.

Program Minggu Kasih mendapat sambutan positif dari Ketua Pengurus Gereja GKI, S. Pardede, bersama jemaat. Pihak gereja memberikan apresiasi dan dukungan terhadap program tersebut sebagai bentuk sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menciptakan kondisi Kamtibmas yang aman serta kondusif.

Melalui Minggu Kasih, Polres Langkat berupaya membangun komunikasi yang lebih humanis dengan masyarakat. Kepolisian sekaligus mengajak seluruh elemen warga mengambil bagian dalam menciptakan Langkat yang aman, damai, rukun dan kondusif.

Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi program Polisi Langkat Garuda Ksatria, yang diinisiasi Kapolres Langkat dengan semangat “Gagah Berani untuk Dicintai Masyarakat, Kuat, Sadar Aturan, Taat, Responsibility, Inovatif, dan Aman.”

Semangat tersebut kemudian diteguhkan melalui slogan “Satu Langkah, Satu Hati untuk Langkat yang Aman dan Damai.” Melalui semangat itu pula, Polres Langkat menyatakan komitmennya untuk terus menghadirkan sosok Polri yang humanis, responsif dan dekat dengan masyarakat. (Mariani)