Independen, Akurat & Berimbang
Berita  

LPG 3 Kilogram Rp50.000 per Tabung di Ketapang Kalbar

Ketapang, MWT — Harga LPG bersubsidi tabung 3 kilogram di Kecamatan Manis Mata, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, menjadi sorotan. Di tengah ketentuan harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah daerah, warga mengeluhkan adanya penjualan LPG 3 kilogram hingga Rp50.000 per tabung di sejumlah warung dalam wilayah kecamatan tersebut.

Ketentuan mengenai HET LPG bersubsidi itu tercantum dalam Keputusan Bupati Ketapang Nomor 1218/Ro-Ekon/2022 tertanggal 25 Oktober 2022 tentang penetapan harga eceran tertinggi LPG subsidi tabung 3 kilogram untuk rumah tangga dan usaha mikro.

Dokumen tersebut mengatur harga LPG 3 kilogram pada tingkat pangkalan, termasuk untuk wilayah yang berada dalam radius sekitar 60 kilometer dari Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) atau filling station. Salinan keputusan itu ditetapkan di Ketapang pada 15 Februari 2023 dan ditandatangani Bupati Ketapang Martin Rantan, dengan salinan sesuai asli oleh Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Ketapang, Mintaria, SH, MH, Pembina Tingkat I, NIP 19700703.199903.1007.

Dalam rincian harga yang tercantum, harga dari Pertamina kepada agen ditetapkan Rp11.585 per tabung. Kemudian terdapat margin agen Rp1.165, biaya angkutan tambahan Rp14.094,12, pajak Rp155,88, serta harga agen kepada pangkalan sebesar Rp27.000.

Pada tingkat pangkalan, margin ditetapkan hingga harga jual mencapai Rp30.000 per tabung. Untuk wilayah Kecamatan Manis Mata yang berada dalam radius tersebut, HET LPG 3 kilogram disebut sebesar Rp30.000 per tabung.

Namun, kondisi di lapangan yang dikeluhkan warga disebut berbeda dengan ketentuan tersebut.

Seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengatakan LPG 3 kilogram justru mudah ditemukan di berbagai warung sembako maupun toko di kawasan dalam kota Kecamatan Manis Mata. Menurut dia, keberadaan LPG bersubsidi tersebut tidak hanya terlihat pada agen atau pangkalan resmi.

Persoalan semakin mencolok karena harga yang disebut dibayarkan konsumen berada jauh di atas HET. LPG 3 kilogram di sejumlah tempat disebut dijual Rp45.000 hingga Rp50.000 per tabung.

Salah satu lokasi yang disebut warga berada di kawasan Desa Ratu Olek, pada jalur menuju Kantor Besar Kebun (KBK) PT HSL/Cargill. Di kawasan tersebut, LPG 3 kilogram disebut dipasarkan sekitar Rp50.000 per tabung.

Warga menilai persoalan harga berpotensi semakin berat bagi masyarakat yang tinggal di desa-desa dengan jarak lebih jauh dari pusat Kecamatan Manis Mata. Sebab, apabila di kawasan dalam kota saja harga sudah mencapai Rp45.000 hingga Rp50.000, masyarakat di wilayah yang lebih jauh dikhawatirkan harus membeli LPG dengan harga yang bahkan lebih tinggi dari HET yang telah ditetapkan Pemerintah Kabupaten Ketapang.

Keluhan tersebut kini menjadi perhatian warga karena LPG 3 kilogram merupakan barang bersubsidi yang diperuntukkan bagi rumah tangga dan usaha mikro. Jajir, salah seorang warga, menyampaikan bahwa kondisi harga tersebut perlu menjadi perhatian karena ketentuan HET pemerintah daerah telah menetapkan batas harga jual di tingkat konsumen. (Jajir)