Tanjungbalai, MWT – — Olahraga tidak lagi sekadar urusan pertandingan dan perebutan prestasi. Di tengah tuntutan masyarakat yang semakin dinamis, aktivitas fisik ditempatkan sebagai bagian penting untuk membangun warga yang sehat, produktif, berkarakter, sekaligus mampu berprestasi.
Pesan tersebut mengemuka dalam upacara peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43 Tahun 2026 yang digelar Pemerintah Kota Tanjungbalai di halaman Kantor Wali Kota, Senin (14/9/2026).
Dalam upacara itu, Wakil Wali Kota Tanjungbalai Fadly Abdina membacakan amanat Menteri Pemuda dan Olahraga. Pesan pemerintah pusat menekankan bahwa Haornas bukan sekadar panggung untuk memberikan apresiasi kepada atlet berprestasi, tetapi juga momentum mengingat kembali posisi olahraga dalam kehidupan masyarakat.
Jejak peringatan Haornas sendiri tidak terlepas dari perjalanan panjang olahraga Indonesia. Salah satu tonggaknya ialah penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) pertama di Solo pada 8–12 September 1948 yang turut memperkuat semangat persatuan dan kebangsaan melalui olahraga.
Seiring perubahan zaman, olahraga kemudian berkembang melampaui batas kompetisi. Aktivitas fisik menjadi instrumen penting untuk menjaga kesehatan, meningkatkan kebugaran dan produktivitas, sekaligus membentuk karakter yang disiplin, tangguh, serta menjunjung tinggi sportivitas.
“Seiring perkembangan zaman, olahraga tidak lagi dipandang semata-mata sebagai aktivitas kompetisi untuk meraih prestasi. Olahraga telah menjadi bagian penting dari upaya menjaga kesehatan, meningkatkan kebugaran, produktivitas, serta membentuk karakter masyarakat yang disiplin, tangguh, dan menjunjung tinggi sportivitas,” ujar Fadly Abdina.
Amanat tersebut juga menempatkan olahraga sebagai investasi bangsa. Konsekuensinya, pemerintah daerah dituntut membangun ekosistem olahraga yang inklusif agar aktivitas fisik dapat dijangkau seluruh lapisan masyarakat.
Upaya itu dapat dilakukan melalui penyediaan ruang publik dan sarana olahraga yang memadai. Lingkungan yang mendorong kebiasaan berjalan kaki maupun bersepeda juga menjadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap aktivitas fisik.
Semangat tersebut kemudian diterjemahkan Pemerintah Kota Tanjungbalai melalui peringatan Haornas ke-43 Tahun 2026 dengan mengajak masyarakat menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari.
Olahraga diharapkan tidak berhenti pada momentum perlombaan atau pertandingan. Kebiasaan aktif bergerak dan menjaga kebugaran diharapkan tumbuh dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.
Dari kebiasaan tersebut, Pemko Tanjungbalai berharap lahir masyarakat yang lebih sehat, produktif dan berkarakter. Pada saat yang sama, lingkungan masyarakat yang aktif juga diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama Kota Tanjungbalai.
“Mari kita jadikan HAORNAS 2026 sebagai momentum perubahan Indonesia menuju masyarakat aktif dan bugar,” ujar Fadly Abdina. (Usni Fili Panjaitan)
