Batam, MWT – Manajemen GOGO Supermarket mengakui setiap keluhan konsumen akan menjadi bagian dari penilaian kinerja (Key Performance Indicator/KPI) kepala pengelola toko. Manager GOGO Supermarket, Mega Silvia, Selasa ( 13/7/2026) via WA kepada awak media ini menyatakan seluruh laporan pelanggan yang masuk melalui sistem pengaduan resmi akan diteruskan oleh manajemen pusat kepada kepala pengelola toko untuk ditindaklanjuti, dan menjadi salah satu indikator penilaian performa setiap bulan.
Menurut Mega Silvia, setiap gerai GOGO Supermarket memiliki mekanisme penanganan keluhan konsumen yang telah disiapkan oleh manajemen pusat. Apabila terdapat laporan dari pelanggan, manajemen pusat akan menyampaikan informasi tersebut kepada kepala pengelola toko agar segera melakukan tindak lanjut. Ia menyebutkan, sejauh ini berbagai keluhan konsumen telah ditangani oleh masing-masing kepala pengelola toko sesuai prosedur perusahaan.
Pernyataan itu disampaikan menyusul temuan seorang warga yang mendapati “Beras Barelang” dalam kondisi berkutu di GOGO Supermarket Golden City, Bengkong Laut, Batam, pada Rabu (8/7/2026) petang. Temuan tersebut menimbulkan tanda tanya karena produk itu dipasarkan sebagai beras premium di salah satu gerai ritel modern.
Pembeli memperlihatkan struk pembelian sekaligus menunjukkan kondisi beras yang di dalam kemasannya terlihat sejumlah kutu berwarna hitam bergerak di antara butiran beras. Awak media yang menyaksikan langsung juga mendapati serangga tersebut masih hidup di dalam karung beras yang berlabel “super pulen”.
Temuan tersebut kemudian disampaikan kepada seorang petugas penjualan GOGO Supermarket yang mengaku bernama Jimmy. Ia menawarkan agar produk tersebut ditukar dengan beras lain. Namun, tawaran itu ditolak pembeli karena beras tersebut telah dibayar dan akan dijadikan barang bukti atas dugaan beredarnya produk berkutu di gerai tersebut.
Selanjutnya, pihak toko memberikan nomor telepon Manager GOGO Supermarket, Mega Silvia, untuk dimintai konfirmasi. Dalam jawaban tertulis melalui aplikasi WhatsApp, Mega Silvia menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut.
Ia menjelaskan bahwa seluruh produk yang dijual GOGO Supermarket telah melalui tahapan pengendalian mutu. Menurutnya, setiap pemasok wajib melakukan quality control (QC) sebelum barang dikirim berdasarkan purchase order. Setelah tiba di toko, produk kembali diperiksa oleh bagian receiving dan supervisor area. Barang yang tidak memenuhi standar akan ditolak, sedangkan yang lolos pemeriksaan dipastikan layak dijual kepada konsumen.
Meski demikian, Mega Silvia mengakui telah terjadi lost control dalam kasus tersebut. Sebagai bentuk tanggung jawab, GOGO Supermarket menawarkan penggantian beras dengan produk baru yang akan diperiksa kembali sebelum diserahkan kepada pelanggan. Apabila konsumen tidak menginginkan produk yang sama, pihak toko juga mempersilakan untuk menukarnya dengan produk lain.
Di sisi lain, pihak distributor “Beras Barelang”, Lina, yang dihubungi melalui WhatsApp pada nomor 0823-8661-3xxx, juga menyatakan kesediaannya untuk bertemu dan mengganti beras yang ditemukan berkutu tersebut.
Namun, Lina menyebut keberadaan kutu pada beras dalam kemasan dimungkinkan terjadi karena produk tersebut tidak menggunakan bahan pengawet. Sebagai bagian dari konfirmasi, awak media telah mengirimkan foto dan video kondisi beras berkutu tersebut kepada pihak distributor. Berdasarkan informasi pada kemasan, “Beras Barelang” diproduksi oleh PT CSB yang berlokasi di Pergudangan Harapan Niaga Nomor 02, Batam. (Zul)
