Tapanuli Utara, MWT — Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) mempercepat realisasi anggaran terkait transfer ke daerah (TKD) yang masih mencapai 42 persen, dengan target peningkatan menjadi 50 hingga 80 persen pada Oktober 2026.
Arahan tersebut disampaikan Deni saat memimpin apel gabungan di halaman Kantor Bupati Tapanuli Utara, Senin (12/10/2026). Apel diikuti Sekretaris Daerah, staf ahli, para asisten, pimpinan OPD, pejabat eselon III, serta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Sekretariat Daerah.
Dalam arahannya, Deni meminta setiap OPD melakukan evaluasi rutin terhadap pelaksanaan program dan kegiatan. Ia juga menekankan pentingnya koordinasi, komunikasi, serta pengawasan berkala untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana dan target.
Ia mengingatkan jajaran pemerintah daerah menerapkan prinsip check, re-check, and check again dalam memantau pelaksanaan kegiatan, termasuk memastikan kesesuaian antara perencanaan dan realisasi di lapangan.
Selain percepatan anggaran, Deni meminta pimpinan OPD menjadikan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) serta visi dan misi pembangunan sebagai acuan dalam menjalankan program.
Setiap kegiatan, menurut arahan tersebut, harus dilengkapi kerangka acuan kerja atau Terms of Reference (TOR) yang memuat uraian kegiatan, anggaran, pihak yang terlibat, serta target dan keluaran (output) yang hendak dicapai.
Deni juga menekankan perlunya koordinasi lintas-OPD dalam penyelenggaraan kegiatan MPK yang dijadwalkan berlangsung Kamis hingga Minggu. Seluruh OPD diminta terlibat dalam rangkaian acara, mulai dari pembukaan, ibadah di Salib Kasih, hingga tur dan pameran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Kesiapan lokasi, kenyamanan peserta, serta pengaktifan sekretariat persiapan MPK turut menjadi perhatian yang diminta untuk ditangani bersama.
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berharap penguatan perencanaan, koordinasi, dan pengawasan dapat mendukung pelaksanaan program yang lebih efektif dan efisien serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. (TU1)
