Medan, MWT – Gubernur Sumut Bobby Nasution mengatakan, kejadian ratusan siswa yang diduga keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karo cukup Fatal.
Dijelaskan Bobby Nasution, berdasarkan data terbaru, jumlah total siswa yang diduga keracunan MBG sebanyak 353 siswa. Satu diantaranya dirawat di ruang ICU rumah sakit Medan.
Bobby Nasution menjelaskan, saat ini SPPG Sumut tersebut sudah diberi sanksi suspend ditutup sementara.
“Ya ini kejadian fatal yang terdampak pada anak anak kita. Ada353 siswa yang terpapar. Reaksinya mungkin ada yang langsung atau saat jam belajar sampai tadi malam bertambah (jumlah siswanya). Namun ada satu yang dirujuk ke Medan dan masuk ICU tapi, saat ini kondisinya sudah membaik,”jelasnya, sebagaimana disiarkan tribunmedan.com, Jumat (14/5/2026).
Dikatakannya, saat ini untuk sampel makanan yang diduga membuat siswa keracunan sudah dibawa dan sedang diuji di laboratorium Dinkes Sumut.
“Makananan yang dikonsumsi sudah dibawa ke lab. Hasil lab belum keluar, bahasa medisnya ada waktu satu hari atau dua hari,” ucapnya.
Bobby menegaskan, hanya ada satu SPPG yang ditutup sementara. Karena siswa yang diduga keracunan ini, makan MBG di SPPG yang sama.
“Ada satu SPPG saja. Dan ini SPPG nya besar ya. Ada 2900 lebih penerima manfaatnya. Dan ini sistem masaknya 2 kali. Nah untuk yang malam masak pukul 00.00 dan dibagikan ke ibu hamil itu aman. Nah yang masak kedua yang dibagikan ke siswa yang didudga tidak aman,”katanya.
Untuk itu, ia berharap, kejadian ini tidak lagi terjadi kepada siswa atau siapapun penerima manfaat MBG.
“Harapan kita tentu kejadian seperti ini bisa jadi pelajaran dan saya rasa Kepala BGN sudah secara tegas memberikan sanksi,” ucapnya.
Sebelumnya, ratusan siswa dari 5 sekolah di Kabupaten Karo diduga terkena keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (13/8/2026).
5 sekolah itu terdiri dari 3 SMA Negeri, dan 2 SMP Swasta. Untuk total siswa SMA yang diduga terkena racun MBG berjumlah 265 Siswa.
Adapun siswa yang diduga keracunan MBG dari SMA Negeri 1 Karo, SMK Swasta Bersama dan SMA Swasta Bersama. Sementara Untuk SMP nya terdiri dari SMP Negeri 3 Kaban Jahe dan SMP Swasta Bersama.
kejadian siswa keracunan itu dimulai pukul 13.00 WIB. Setelah mereka menyantap MBG. Untuk kondisi SPPG yang menangani MBG ini adalah milik Kodim. (rep)
