Berita  

Mediasi Kepsek Redam Isu THR TPG Guru di Taput

Taput, MWT – Kepala SMP Negeri 2 Tarutung, Daniel Simanjuntak, mengambil langkah mediasi untuk merespons isu yang berkembang terkait dugaan pengumpulan uang terima kasih THR TPG oleh salah satu guru agama di lingkungan pendidikan Tapanuli Utara.

Pertemuan yang melibatkan pihak media dan guru yang bersangkutan, S. Banjarnahor, digelar di ruang kerja kepala sekolah pada Selasa (21/04/2026). Mediasi ini bertujuan meluruskan informasi yang dinilai simpang siur dan meresahkan.

Dalam keterangannya, kepala sekolah menegaskan pentingnya menjaga kondusivitas lingkungan pendidikan serta memastikan kebenaran informasi sebelum berkembang luas di masyarakat. Ia berharap pemberitaan dapat disajikan secara berimbang dan akurat.

“Isu ini perlu diklarifikasi agar tidak menimbulkan ketidaknyamanan bagi guru dalam menjalankan tugasnya. Kami berharap media juga dapat melihat secara objektif dan menyajikan informasi yang tepat,” ujarnya.

Sementara itu, S. Banjarnahor membantah dirinya sebagai pemegang kas atau pengumpul dana THR TPG dari guru-guru agama se-Tapanuli Utara. Ia menjelaskan hanya menerima titipan dari sebagian guru di wilayah Tarutung dan Adiankoting.

Menurutnya, dana yang sempat terkumpul tersebut telah dikembalikan kepada masing-masing guru melalui koordinator kecamatan setelah tidak ada kejelasan terkait peruntukannya.

“Uang yang sempat dititipkan sudah kami kembalikan. Tidak ada lagi dana yang saya pegang. Jika ada yang keberatan, saya siap memberikan klarifikasi,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada kepala sekolah atas inisiatif mediasi serta menyampaikan permohonan maaf kepada media atas keterlambatan dalam memberikan tanggapan sebelumnya.

Mediasi ini diharapkan menjadi langkah penyelesaian yang transparan sekaligus mencegah berkembangnya informasi yang belum terverifikasi di ruang publik. (TU1)