Berita  

Kabel PLN Dua Tahun Melilit di Pohon Menanti Korban Jatuh

Ketapang, MWT — Sikap abai pihak PLN meski menjadi buah bibir pelanggannya. Kabel listrik yang melilit pohon sawit dan menjuntai rendah di Desa Selimatan Jaya, Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang, dibiarkan selama dua tahun tanpa penanganan. Padahal kabel ini sangat berpotensi membahayakan warga.

Pantauan di lapangan menunjukkan kabel jenis over spanning milik PLN dipasang kontraktornya tidak sesuai spek. Diduga mencari gampangnya, karyawannya hanya mengaitkan kabel pada batang pohon sawit. Dalam ketinggian sekitar satu meter dari tanah, anak – anak dapat menyentuhnya. Tidak mengherankan, kondisi ini menimbulkan kekhawatiran warga petani yang beraktivitas di kebun serta pengguna jalan.

Sejumlah warga mengaku telah berulang kali menyampaikan keluhan kepada pihak terkait. Namun hingga kini, tidak ada tindak lanjut yang nyata. Bahkan, pimpinan kantor cabang PLN setempat terkesan bungkam saat dikonfirmasi awak media.

“Sudah dua tahun dibiarkan seperti ini. Kami takut tersengat listrik, apalagi saat musim hujan,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Selain persoalan kabel yang membahayakan, sejumlah dusun di Desa Selimatan Jaya juga dilaporkan belum menikmati aliran listrik dari PLN. Warga mengaku hanya menerima janji tanpa kepastian realisasi.

Kepala desa sebelumnya, Bahrudin Efendi, sempat menyampaikan bahwa keterlambatan tersebut disebabkan proses persetujuan dari pemerintah pusat di Jakarta. Namun hingga pergantian kepemimpinan desa, persoalan tersebut belum juga terselesaikan.

Minimnya respons dari pihak PLN memunculkan dugaan lemahnya pengawasan dan pelayanan terhadap masyarakat di wilayah tersebut. Kondisi ini mendesak adanya perhatian serius dari instansi terkait sebelum korban jatuh. (M Ali Hamzah)