Berita  

Tiga Oknum Polisi Manis Mata Diperiksa, Dugaan Sabu Gegerkan Ketapang

Ketapang, MWT – Dugaan keterlibatan tiga oknum anggota Polsek Manis Mata dalam kasus peredaran narkotika jenis sabu seberat hampir tiga ons menggegerkan Kabupaten Ketapang. Ketiganya kini menjalani pemeriksaan intensif oleh tim gabungan Satresnarkoba dan Sipropam Polres Ketapang.

Tiga anggota polisi yang diperiksa masing-masing berinisial Brigadir DS, Bripka S, dan Bripka B. Nama mereka muncul dalam hasil pengembangan kasus narkoba yang sebelumnya diungkap di Kecamatan Manis Mata.

Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris melalui Kasat Resnarkoba AKP I Dewa Made Surita membenarkan adanya pemeriksaan tersebut.

“Tim gabungan Satresnarkoba dan Sipropam Polres Ketapang saat ini sedang bekerja melakukan pemeriksaan terhadap tiga terduga oknum anggota terkait dugaan keterlibatan mereka dalam kasus tersebut,” ujar AKP I Dewa Made Surita, Kamis (28/5/2026).

Ia menegaskan, penyidik masih mendalami kemungkinan adanya jaringan peredaran narkoba yang lebih luas di wilayah Kecamatan Manis Mata maupun Kabupaten Ketapang.

Kasus ini bermula dari laporan dugaan pengrusakan dan pencurian hasil jagung di lahan ketahanan pangan milik Pemerintah Desa Ratu Elok, Kecamatan Manis Mata, pada Jumat (22/5/2026) malam.

Dalam proses penyelidikan, anggota Polsek Manis Mata mengamankan seorang pria berinisial A (30). Dari tangan pelaku, polisi menemukan dua klip plastik kecil berisi kristal putih diduga sabu dengan berat sekitar 1,91 gram.

Pengembangan kasus kemudian mengarah kepada dua terduga lainnya, yakni perempuan berinisial M (27) dan pria berinisial AT (20). Dari sebuah rumah kontrakan di Desa Ratu Elok, polisi menemukan tiga paket sabu dengan total berat bruto sekitar 299,37 gram.

Dari hasil pemeriksaan terhadap M dan AT, penyidik memperoleh informasi yang mengarah pada dugaan keterlibatan oknum anggota Polsek Manis Mata.

“Berdasarkan keterangan para terduga pelaku, tiga paket sabu tersebut diduga milik oknum anggota Polsek Manis Mata sehingga anggota yang bersangkutan langsung diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” jelas AKP I Dewa Made Surita.

Sementara itu, seorang pria berinisial D yang diduga berkaitan dengan lokasi penyimpanan sabu hingga kini masih dalam pengejaran petugas.

Kasus ini menjadi perhatian serius aparat penegak hukum di Ketapang, terutama terkait dugaan keterlibatan oknum aparat dalam jaringan peredaran narkotika di wilayah tersebut. (*)