Batam, MWT – Kemajuan industri hiburan di Kota Batam dibarengi dengan munculnya sejumlah usaha jasa pijat. Salah satunya diduga adalah EM yang berlokasi di seputaran Dian Center, Kelurahan Batu Selicin, Kecamatan Lubuk Baja.
Sejumlah awak media, melakukan investigasi sejak awal April.Hasil penelusuran, mencatat, usaha tersebut diduga tidak sekadar menyediakan layanan pijat, melainkan juga praktik prostitusi terselubung.
Dugaan ini diperkuat oleh bukti yang dihimpun di lapangan, mulai dari dokumentasi hingga keterangan sumber yang mengetahui aktivitas di dalamnya.
“Iya Bang, massage ini cuma kedok saja. Tetap ada pijatnya, tapi lebih ditekankan soal plus-plusnya,” ujar sumber.
Sumber tersebut juga menunjukkan rekaman percakapan dan tangkapan layar yang berisi penawaran layanan dengan variasi durasi, mulai dari 50 menit, 90 menit hingga long time (LT). Dalam percakapan itu juga disebutkan adanya sistem komisi bagi perantara.
Tarif yang ditawarkan disebut berkisar antara Rp950 ribu hingga Rp2,5 juta, tergantung jenis layanan dan durasi. Bahkan, diduga ada praktik membawa wanita keluar dari lokasi (short time/long time).
Tim juga memantau ke lokasi. Hasilnya, ada aktivitas penjemputan wanita dari dalam ruko, yang semakin menguatkan dugaan praktik prostitusi terselubung tersebut. Informasi lain menyebutkan, usaha ini memiliki beberapa cabang di Batam.
Upaya konfirmasi telah dilakukan sesuai kode etik jurnalistik, mulai dari pesan, telepon hingga pengiriman surat resmi kepada pihak pengelola. Namun, respons yang diterima tidak memberikan penjelasan substansial.
Salah satu pihak yang diarahkan untuk dikonfirmasi kepada pria berinisial DP. Hasilnya, oknum ini menyampaikan kata dengan nada tidak pantas.
“Macam betul aja kau, apa maksudmu apa maumu, mau kalian apa? Apa maumu, pantek kalian babi,” ujar DP dalam rekaman telepon saat dikonfirmasi media pada Sabtu.
Info terkini yang disampaikan kepada awak media, perusahaan tersebut diduga dibeking oknum berpangkas plontos dan berbadan tegap. (tim)
