Independen, Akurat & Berimbang
Berita  

Tatap Muka Perkuat Komitmen Peningkatan Kualitas Pendidikan Dan Lingkungan

Taput ,MWT – ‎Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara melalui tatap muka terus memperkuat komitmen peningkatan kualitas pendidikan serta kepedulian lingkungan di seluruh pelosok daerah. Terkini dilakukan di Kecamatan Purbatua, Selasa (8/9/2026) yang dihadiri Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M. Eng.

Kegiatan tatap muka ini dilaksanakan untuk memberikan arahan kepada seluruh kepala sekolah SD dan SMP se-Kecamatan Purbatua yang berlangsung di SDN 175751 Pardomuan, Kecamatan Purbatua .

‎Dalam pertemuan tersebut, Wakil Bupati menekankan pentingnya kesadaran dan komitmen para tenaga pendidik terhadap program prioritas daerah, yakni penguatan program kebersihan lingkungan SAITAPAIAS serta akselerasi mutu pendidikan melalui program TAPAMAJUMA.

‎Mengenai keberlanjutan program SAITAPAIAS, Wabup menegaskan bahwa menjaga kebersihan lingkungan sekolah dan sekitarnya adalah tanggung jawab bersama yang harus diedukasikan secara konsisten. Potensi sekitar 1.400 siswa SD dan SMP di Kecamatan Purbatua menjadi kekuatan besar untuk dibentuk perilakunya agar mencintai kebersihan.

‎Sementara itu, dalam menyikapi kesenjangan geografis, Wabup menegaskan bahwa program TAPAMAJUMA hadir untuk menjamin pemerataan kualitas pendidikan di seluruh daerah Tapanuli Utara. Program prioritas ini berfokus pada penguatan fondasi dasar siswa yang mencakup maretong (kemampuan numerik), manjaha (kemampuan literasi), dan martorsa (kemampuan bercerita).

‎”Asesmen maretong yang telah kita laksanakan bulan lalu akan terus dievaluasi secara berkala setiap enam bulan. Langkah ini krusial untuk memetakan perkembangan kemampuan numerasi anak-anak kita secara terukur,” jelasnya.

‎Wabup juga mengajak seluruh kepala sekolah untuk memiliki komitmen belajar, berinovasi, dan menjadi motivator bagi lingkungan sekolahnya. Di sisi lain, para guru didorong untuk responsif terhadap kemajuan teknologi digital. Pemanfaatan perangkat pintar dan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dinilai dapat membantu memantapkan penyusunan program kerja maupun proses belajar mengajar di kelas.(TU1)