Karo, MWT – Ratusan murid dari 5 sekolah di Kabupaten Karo, mengalami keracunan setelah menyantap makanan bergizi gratis (MBG) dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kodim 0205/Tanah Karo. Begini kata Dandim soal peristiwa itu. “Betul (dari SPPG Kodim),” kata Dandim 0205/Tanah Karo Letkol Inf Robert Benget Panjaitan dikonfirmasi detikSumut, Kamis (13/8/2026).
Robert menyebut SPPG itu dikelola oleh Yayasan Manunggal Kartika Jaya (MKJ) bersama mitra. Sementara lokasi berdirinya SPPG itu adalah aset Kodim 0205/Tanah Karo. Selain itu, nama SPPG itu memang SPPG Kodim.
“Bukan dikelola sama Kodim, tapi sama Yayasan MKJ. Dari pihak mitra yang bekerja sama dengan Yayasan MKJ. Kami hanya menyediakan tempat, pendampingan,” jelasnya.
Robert mengatakan bahwa usai menerima informasi soal adanya keracunan itu, dirinya langsung menuju sekolah yang diduga mengalami keracunan itu. Kini, Robert bersama pejabat lainnya tengah di rumah sakit untuk memonitor perkembangan kondisi para korban.
“Kalau kondisi yang kami lihat bersama Pal Bupati, kan Pak Bupati juga kebetulan kan dokter. Kalau beliau (Bupati) tadi menyampaikan saat konferensi pers, tidak ada yang signifikan, akan pulih dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya.
Sebelumnya Kepala Cabang Dinas Pendidikan Sumut Wilayah IV Zulkarnain Barus menjelaskan jika menu MBG hari ini adalah sayur kol, wortel, dan gulai ikan dencis. Ia menduga penyebab keracunan dari gulai ikan.
Terdapat 269 murid yang mengalami keracunan di 3 SMK dan SMA di Karo. Dengan rincian SMAN 1 Berastagi sebanyak 204 murid, SMA Swasta Bersama 25 murid, dan SMK Swasta Bersama 40 murid.
Selain 269 murid SMA/SMK, terdapat juga murid dari 2 sekolah SMP yang mengalami keracunan, yaitu SMP Negeri 3 Kabanjahe dan SMP Swasta Bersama. Kelima sekolah ini disebut berasal dari SPPG Kodim.
“SMP pun ada (keracunan) karena dapurnya sama, punya Kodim, tapi data siswanya belum bisa dapat kalau yang SMP,” ujarnya. (det)
