Nias Selatan, MWT – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Maruli Simanjuntak menegaskan pembangunan jembatan di berbagai daerah merupakan bagian dari perintah Presiden kepada TNI untuk membantu mengatasi keterbatasan infrastruktur yang masih dialami masyarakat.
Menurut Maruli, TNI Angkatan Darat terus bergerak membangun jembatan di sejumlah wilayah terpencil, termasuk di Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, guna membuka akses transportasi serta mempercepat aktivitas ekonomi masyarakat.
“Ini perintah Presiden agar kami bisa membantu tiap daerah menyelesaikan persoalan jembatan,” ujar Maruli saat meresmikan Jembatan Bailey di Desa Silfalago Gomo, Kecamatan Boronadu, Selasa (10/3/2026).
Ia menyampaikan, hingga kini TNI AD telah membangun sekitar 220 jembatan di berbagai daerah di Indonesia dan masih melanjutkan pembangunan lebih dari seribu jembatan lainnya. Program tersebut diharapkan dapat mempermudah akses pendidikan anak-anak, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta menekan biaya transportasi masyarakat di daerah terpencil.
“Anak-anak tidak perlu lagi kesulitan menyeberang untuk pergi ke sekolah. Hasil pertanian juga lebih mudah didistribusikan tanpa harus memutar jauh,” kata Maruli.
Peresmian jembatan tersebut turut dihadiri Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, yang menyampaikan apresiasi atas dukungan TNI AD dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah Kepulauan Nias.
Menurut Bobby, keberadaan Jembatan Bailey dengan panjang 33 meter dan lebar 3,65 meter tersebut sangat penting untuk membuka konektivitas antardesa serta memperlancar mobilitas masyarakat.
“Tentunya jembatan ini membantu mobilitas masyarakat, termasuk akses anak-anak menuju sekolah serta menghubungkan daerah yang sebelumnya terisolasi,” ujar Bobby.
Ia juga berharap pembangunan infrastruktur serupa dapat terus berlanjut di wilayah Kepulauan Nias yang secara geografis memiliki banyak sungai dan medan yang menantang.
“Kami bersama para bupati dan wali kota di Kepulauan Nias berharap semakin banyak jembatan yang dibangun agar mobilitas masyarakat semakin lancar,” kata Bobby.
Jembatan Bailey yang dibangun oleh TNI AD tersebut memiliki kapasitas beban hingga 10 ton dan dilengkapi struktur pengaman berupa balok pengapit, sehingga aman dilalui kendaraan maupun masyarakat setempat. (rel)
