Karimun, MWT – Ada yang menarik di wilayah hukum (Wilkum) Kolang Tg Balai Karimun Kepri saban Sabtu dan Minggu. Warga masyarakat tampak tertarik datang ke lokasi yang berlabel kontes ayam. Awak media ini menemukan lokasinya di Jalan Pelipit Kampung Kali Baru Sei Lakam Timur dan Kampung Suka Maju atau disebut juga Paya Labu.
Laporan awak media ini ke redaksi, Minggu (4/8/2024) kontes ayam di Kampung Kali Baru Sei Lakam Timur sepertinya dirancang khusus. Terlihat dari bentuk bangunan rumah dengan tempat duduk melingkar. Sementara ayam aduan dibuatkan gelanggang dan dikelilingi pengunjung yang diduga memasang taruhan serta penonton biasa.
Peraturan mengikuti kontes ayam ini dibuatkan khusus pada papan pemberitahuan, agar pihak yang bertaruh serta pengunjung memedomaninya. Disitu dilengkapi aturan tegas terkait modal uang yang dibebankan kepada pihak yang ingin ikut kontes itu.
” Umumnya peserta kontes ayam wajib setor kepada penyelenggara sesuai aturan main. Taruhan disini sampai jutaan rupiah juga,” ujar seorang pengunjung.
Sorak sorai pengunjung cukup riuh mengiringi dua ekor ayam aduan berlaga di gelanggang. Menurut sumber di lokasi Kampung Kali Baru, ayam aduan tampil biasa tanpa tambahan apapun pada tubuh ayam aduan.
Dadu dan Ayam Berpisau
Pemandangan berbeda terpantau di Kampung Suka Maju Tg, Balai Karimun Kepri atau disebut juga Paya Labu. Disini, selain mengadu ayam juga diisi ketangkasan jenis dadu. Bahkan ayam aduannya dilengkapi pisau kecil di kakinya.
Meski tidak jauh dari lokasi kerja aparat penegak hukum (APH) di Meral Barat, tidak mengurangi semangat pengunjung berdatangan. ” Ada juga kami tengok patroli masuk, tapi tak taulah ada apa kesana.” ujar warga di sekitar itu.
Mengenai perputaran taruhan disini, sumber media ini tidak memahaminya, namun kalau petaruh asal Batam yang datang, maka angka taruhan sampai puluhan juta rupiah.
Disebut – sebut, arena “303” berkedok kontes ayam ini berlangsung lama karena adanya peranan oknum berinisial “J “dan “T”. Namun saat dikejar keberadaannya hingga Minggu petang guna konfirmasi, sampai berita ini dikirimkan ke redaksi gagal ditemui. (Tim Liputan MWT Kepri)