Berita  

Warga Kampung Panau Keluhkan Debu Industri Pesisir

Batam, MWT – Warga Kampung Tua Panau, Kelurahan Kabil, Nongsa, Batam, mengeluhkan debu dan pencemaran laut diduga dari aktivitas PT Blue Steel Industries. Keluhan muncul akibat sandblasting, painting, grinding, dan penimbunan kawasan industri. Dampak dirasakan warga, sekolah, dan nelayan sejak kemarau disertai angin utara.

Dampak Debu ke Permukiman

Debu masuk ke rumah dan menempel pada perabot. Warga membatasi aktivitas anak dan lansia karena gangguan pernapasan. Keluhan meningkat dalam beberapa pekan terakhir.

Ancaman bagi Sekolah

Kampung Panau dihuni 177 KK dengan dua sekolah. SD berjarak sekitar 300 meter dari lokasi aktivitas industri.
Warga khawatir paparan debu mengganggu kesehatan siswa.

Pencemaran Laut dan Nelayan

Material timbunan diduga terbawa ke laut karena tanpa tanggul. Air keruh merusak terumbu karang dan pantai berlumpur. Wisata sepi dan usaha warga tutup.

Sorotan ABI

Akar Bhumi Indonesia mencatat kampung berada di ring industri. ABI menilai kualitas hidup warga terancam berlapis pencemaran. Aktivitas disebut memenuhi unsur pencemaran lingkungan.

Tuntutan Penegakan Hukum

Warga menuntut kepatuhan hukum dan perlindungan lingkungan. ABI meminta penghentian sementara dan pemulihan ekosistem. Aksi protes sebelumnya belum berbuah tindak lanjut. (Zul)

⇒ Pihak tertentu yang berkenan memberikan konfimasi, penjelasan, masukan serta saran secara tertulis atas produk jurnalistik media ini sangat diapresiasi. Dapat disampaikan ke WA 0821 1178 8420 dilampiri data pendukung tulisan serta identitas berupa KTP / KTA instansi pemerintah yang resmi. Redaksi akan mempertimbangkan pemuatan tulisan yang disampaikan sepanjang memenuhi kriteria dan perundang-undangan yang berlaku di media.