Berita  

Sekolah Rusak Ancam Nyawa Siswa Pedalaman

Manis Mata, MWT – Pemerataan program pendidikan di wilayah pedalaman masih jauh dari harapan. Diantaranya terlihat di SD Negeri 28, Desa Air Dekakah, Dusun Air Dekakah, Kecamatan Manis Mata, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.

Pantauan awak Media Warta Tipikor, kondisi sekolah tersebut cukup memprihatinkan. Kerusakan terjadi hampir di seluruh ruang kelas, mulai dari kelas 1 hingga kelas 6. Bangunan tampak rapuh dengan plafon runtuh, atap terbuka, serta material yang berpotensi membahayakan keselamatan.

Seorang guru yang mengabdi di sekolah tersebut, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap kondisi sarana pendidikan yang jauh dari layak.

“Kondisi ini bukan hanya plafon yang rusak, tapi hampir seluruh bagian bangunan sudah runtuh, dari atap hingga bagian atas lainnya. Kami kurang nyaman untuk belajar dan mengajar,” ujarnya.

Ia menambahkan, kondisi plafon dan atap yang sudah terbuka membuat proses belajar mengajar berlangsung dalam rasa was-was setiap saat. Meski demikian, para guru tetap menjalankan tugas dengan penuh dedikasi demi menjaga semangat belajar siswa.

“Kami terpaksa tetap mengajar dalam kondisi seperti ini. Mau tidak mau, demi anak-anak, kami jalani dengan hati tulus walaupun penuh kecemasan,” tambahnya.

Ia juga menyebutkan bahwa kondisi bangunan sekolah tersebut sudah beberapa kali ditinjau oleh pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Ketapang. Namun hingga kini, belum ada tindakan nyata untuk perbaikan.

Para guru berharap Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, dapat segera turun tangan melihat langsung kondisi di lapangan dan mengambil langkah konkret untuk memperbaiki fasilitas sekolah.

Jika kondisi ini terus dibiarkan, dampaknya tidak hanya pada kerusakan fisik bangunan, tetapi juga terhadap mental dan keselamatan peserta didik. Kekhawatiran akan jatuhnya korban jiwa menjadi ancaman nyata yang menghantui setiap aktivitas belajar di sekolah tersebut.(Jajir)