SDN 28 Manis Mata Ketapang Kalbar Nyaris Roboh

Ketapang, MWT – Di Dusun Air Dikakah, Desa Air Dikakah, Kecamatan Manis Mata, berdiri bangunan tua yang nyaris kehilangan fungsinya sebagai tempat menimba ilmu. Itulah SDN 28 Manis Mata, sekolah dasar negeri yang berada di jalan poros Provinsi Kalimantan Barat, Kabupaten Ketapang.

Dari pantauan di lapangan, kondisi gedung sekolah tersebut terlihat memprihatinkan. Dinding tampak rusak, bagian bangunan mulai rapuh, bahkan disebut-sebut hampir roboh. Situasi ini membuat proses belajar mengajar dinilai sudah tidak layak lagi dilakukan di lokasi tersebut.

Perjalanan menuju sekolah ini pun tidak mudah. Akses yang cukup jauh dan menyita waktu menjadi tantangan tersendiri. Namun yang lebih memprihatinkan, setibanya di lokasi, kondisi bangunan justru memperlihatkan kurangnya perhatian dan perawatan dari pihak terkait.

Kepala Desa Air Dikakah, Budiyanto Sikuele, saat ditemui di kediamannya yang tidak jauh dari lokasi sekolah, membenarkan bahwa kondisi SDN 28 Manis Mata memang sudah tidak layak digunakan.

“Betul itu memang sudah tidak layak lagi untuk disekolahkan oleh anak-anak kita. Tapi kami tidak pernah menerima laporan baik dari wali murid maupun guru terkait kondisi ini,” ujarnya.

Ia mengaku kecewa karena tidak ada penyampaian resmi kepada pemerintah desa mengenai kerusakan tersebut. Menurutnya, jika ada laporan, pihak desa tentu akan berupaya menindaklanjuti agar kondisi sekolah tidak separah sekarang.

Budiyanto juga berharap agar SDN 28 Manis Mata segera mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Ketapang, termasuk dari Dinas Pendidikan dan DPRD Kabupaten Ketapang. Ia menilai, selama ini belum ada perhatian serius terhadap kondisi sekolah di desa yang dipimpinnya tersebut.

Sebagai kepala desa, ia menyampaikan terima kasih atas perhatian media yang telah meninjau langsung kondisi sekolah tersebut, dengan harapan persoalan ini bisa segera ditindaklanjuti demi masa depan pendidikan anak-anak di Dusun Air Dikakah. (Jajir)