Tanjungbalai, MWT – Kondisi lapangan Sultan Abdul Jalil Rahmadsyah Kota Tanjungbalai, , Kamis (9/1/2025) terpantau dipenuhi sampah dan kotoran.
Banyaknya sampah dan kotoran itu, memunculnya aroma bau tak sedap apalagi campuran dari kotoran manusia. Membuat lapangan kebanggaan masyarakat Tanjungbalai itu menjadi buah bibir dalam sebulan terakhir.
“Saya setiap pagi berolahraga di areal lapangan ini tapi sepekan terakhir tak nyaman karena banyaknya sampah. Bahkan aroma bau tak sedap diduga dari kotoran manusia tercium. Sangat meresahkan sebab lapangan ini merupakan lokasi yang sering dimanfaatkan warga untuk mencari nafkah dan tempat bersantai,” kata tokoh masyarakat Tanjungbalai H Buyung kepada Media Warta Tipikor sembari mengaku sangat terganggu dengan joroknya lapangan kebanggaan maayarakat itu.
H Buyung Panjaitan mendesak Dinas Lingkungan Hidup Kota Tanjungbalai, agar tidak tutup mata dan segera membersihkan sampah dan kotoran di lapangan tersebut. ” Seharusnya lapangan ini bersih atau bebas dari sampah dan kotoran, sebab lapangan ini sangat membantu masyarakat baik mencari nafkah maupun hanya sekedar bersantai,”tegas H Buyung.
Amatan awak media dihampir seluruh sudut lapangan Sultan Abdul Jalil Rahmadsyah terisi sampah berserakan. Aroma paling tak sedap tercium dari kotoran manusia. Ada kesan pembersihan dari pihak pemerintahan jarang dilakukan di kawasan ini.
Dinas Lingkungan Hidup jangan tutup mata segeralah bertindak agar masyarakat dapat dengan nyaman memanfaatkan keberadaan ikon kota ini,” harap H Buyung mengulangi. (Usni Fili Panjaitan)
