Batam, MWT – Polda Kepulauan Riau menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Seligi 2026 di Lapangan Bhayangkara Polda Kepri. Apel dipimpin Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Dr. Anom Wibowo. Kegiatan ini dihadiri unsur TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait. Apel menjadi pengecekan akhir kesiapan personel serta sarana pendukung.
Fokus Kamseltibcarlantas Menjelang Idul Fitri
Selanjutnya, Wakapolda Kepri menyampaikan operasi digelar serentak di seluruh Indonesia. Operasi mengusung tema terwujudnya Kamseltibcarlantas yang aman, nyaman, dan selamat. Tema ini dinilai relevan karena mobilitas masyarakat terus meningkat. Terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
Evaluasi Operasi Tahun Sebelumnya
Selain itu, Polda Kepri mengevaluasi Operasi Keselamatan Seligi 2025. Edukasi dan pengaturan lalu lintas tercatat meningkat. Namun demikian, angka pelanggaran masih menunjukkan perlunya peningkatan kesadaran masyarakat. Oleh karena itu, pendekatan humanis tetap diutamakan.
Sasaran dan Pola Penindakan Operasi
Operasi Keselamatan Seligi 2026 berlangsung selama 14 hari, mulai 2–15 Februari 2026. Sasaran utama adalah penurunan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. Fokus operasi meliputi pengendara tanpa helm, travel gelap, kendaraan ODOL, knalpot brong, dan balap liar. Penindakan dilakukan melalui ETLE, tilang manual, dan teguran simpatik.
Edukasi Jadi Prioritas Utama
Sementara itu, Dirlantas Polda Kepri Kombes Pol Taufiq Lukman Nurhidayat menjelaskan operasi mengedepankan edukasi. Komposisi kegiatan terdiri dari 40 persen preemtif, 40 persen preventif, dan 20 persen penegakan hukum. Edukasi dilakukan melalui media sosial, baliho, dan sekolah. Dengan sinergi lintas sektor, Polda Kepri optimistis lalu lintas lebih tertib dan aman. (Zul)
