Berita  

Jalan Sitakereng Toba Rusak Seabad, Janji Bupati Dipertanyakan

Toba, MWT — Jalan Sitakereng di Desa Sibide, Kecamatan Silaen, Kabupaten Toba, Sumatera Utara, kembali menjadi buah bibir karena sejak era kolonial rusak hingga kini. Warga mempertanyakan janji bupati yang belum terwujud hingga kini. Isu ini mencuat Kamis (22/1/2026) dan melibatkan pemerintah daerah serta DPRD setempat.

Jalan Kabupaten Tak Kunjung Diperbaiki

Jalan Sitakereng sepanjang sekitar lima kilometer menjadi satu-satunya akses warga Dolok Surungan. Namun hingga era digital, jalan kabupaten tersebut belum pernah diaspal secara layak. Akibatnya, mobilitas dan ekonomi warga terhambat.

Ketua LSM DERAS Maruli Siahaan

LSM DERAS Soroti Nurani Pemimpin

Ketua LSM DERAS Maruli Siahaan menyebut penderitaan warga berlangsung lintas generasi. Ia menilai anggaran Rp5 miliar cukup untuk membuka akses ekonomi rakyat. Karena itu, ia menagih komitmen pemerintah daerah secara serius.

Potensi Daerah Terhambat Infrastruktur

Dolok Surungan memiliki potensi kopi kemenyan andaliman dan wisata alam. Namun potensi tersebut sulit berkembang akibat kondisi jalan rusak. Oleh sebab itu, warga menilai pembangunan jalan sebagai kebutuhan mendesak.

Respons Pemkab Toba

Bupati Toba Effendi Napitupulu menyatakan alat berat telah diturunkan untuk pelebaran dan penimbunan. Selanjutnya, pengaspalan akan dilakukan bertahap jika anggaran memungkinkan. Sementara itu, Kadis PUTR menyebut desain dan RAB masih difinalisasi.

DPRD Belum Memberi Tanggapan

Hingga berita ini diterbitkan, Ketua DPRD Kabupaten Toba belum merespons. Kondisi ini menambah pertanyaan publik terkait pengawasan dan prioritas pembangunan. Warga kini menunggu bukti nyata, bukan sekadar janji. (rel)