Berita  

Excavator Masuk Jalan Pantis – Peanorno Rusak, Kualitas Dipertanyakan

Pahae Julu, MWT — Dinas PUTR Tapanuli Utara langsung memerintahkan rekanan memperbaiki kerusakan jalan Pantis-Peanornor. Langkah ini dilakukan setelah media memberitakan proyek lapen yang baru selesai dikerjakan namun sudah rusak. Karena itu, dinas meminta perbaikan segera agar fungsi jalan kembali normal.

Penyebab Kerusakan Jalan

Sebelumnya, Kepala Dinas PUTR Dalan Nakkok Simanjuntak menyebut kerusakan terjadi akibat excavator yang masuk ke lokasi proyek. Selanjutnya, Sekretaris Dinas PUTR Jupati Rajagukguk menegaskan perbaikan telah dilakukan oleh rekanan. Pernyataan itu disampaikan kepada media pada Rabu, (21/1/2026).

Pertanyaan Soal Kualitas dan Volume

Namun demikian, saat dikonfirmasi ulang terkait lebar, tebal, dan panjang lapen apakah sesuai RAB, Sekretaris Dinas PUTR tidak memberikan jawaban. Sementara itu, papan proyek hanya mencantumkan Lapen 98 meter x 3 meter dan Lapen 54 meter x 3 meter. Akibatnya, masyarakat mempertanyakan kualitas jalan lapen Pantis-Peanornor.

Desakan Pemeriksaan Proyek

Penggiat antikorupsi A. Sihombing menilai wajar jika publik mempertanyakan kualitas dan volume pekerjaan. Oleh sebab itu, ia meminta Inspektorat dan APH memeriksa proyek senilai Rp99 juta tersebut. Menurutnya, pemeriksaan penting untuk memastikan tidak ada penyimpangan anggaran.

Klarifikasi Kepala Dinas PUTR

Terpisah, Dalan Nakkok Simanjuntak menyatakan volume pekerjaan telah dicek dan disesuaikan dengan kontrak. Meski begitu, ia berjanji akan melakukan pengecekan ulang. Namun, terkait ketebalan lapen, ia justru menyarankan media mengecek langsung ke lapangan.