Tarutung. MWT – Pelajaran bagi orangtua untuk lebih berhati-hati dalam menjaga anak, khususnya yang memiliki anak gadis. Kisah perempuan muda bernama Bunga bukan nama asli, warga Tapanuli Utara bersia 17 tahun, duduk di kelas 12 sekolah menengah atas.
Kini Bunga mengandung janin bayi yang sudah memasuki usia 6 bulan. Diduga ia disetubuhi lebih dari satu orang. Orangtuanya membawa Bunga melapor ke polisi dengan harapan agar beberapa orang yang pernah menyetubuhi putrinya itu bisa mempertanggung jawabkan perbuatannya.
Orangtua Bunga sangat terkejut setelah mengetahui anaknya sudah hamil. Awalnya ia dipanggil oleh guru ke sekolah anaknya. Guru tersebut mengetahui bahwa anaknya hamil.
“Setelah saya tanya siapa yang membuat dia hamil, saya memanggil oknum T untuk datang ke rumah. Kemudian ia berbicara baik baik agar keluarga tidak malu dan meminta untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Namun ia mengelak dan tidak mau bertanggung jawab dengan alasan bukan hanya dia pelakunya,” kata orangtua
Bunga menirukan ucapan T,.
Setelah itu orangtua Bunga bersama putrinya melapor ke Polres Tapanuli Utara pada akhir Februari lalu.
Menurut keterangan Bunga kepada wartawan bebeberapa orang pernah menyetubuhinya.
“Saya bukannya mau lagi sama mereka. Tetapi biarlah mereka bertanggung jawab dengan perlakuan mereka,” katanya.
Kabarnya Bunga pernah menjalani Praktek Kerja Lapangan (PKL) di salah satu kantor polisi di Tapanuli Utara sejak September sampai Nopember 2024. Ia pernah disetubuhi beberapa orang mulai bulan September sampai bulan November tahun lalu.
Saat ini Bunga pun sudah tidak lagi bersekolah dan hanya fokus di rumah menjaga janin bayi yang sedang dikandungnya.Kasubbag Humas Polres Taput Aiptu W Barimbing mengatakan, Polres Taput sudah menerima laporan pengaduan terkait adanya persetubuhan yang mengakibatkan hamil. Korban masih dibawah umur dan saat ini polisi melakukan penyelidikan, ujarnya pada Senin (17/03/2025).
“Korban dan saksi sudah diperiksa dan dalam waktu dekat kemungkinan kita akan melakukan penyelidikan untuk ditingkatkan ke penyidikan,” katanya.
Barimbing juga menjelaskan, awalnya korban melaporkan satu pelaku, tetapi saat pemeriksaan korban mengatakan ada pelaku yang lainnya.
“Berdasarkan yang kita terima saat ini dan sekaligus keterangan tambahan nanti setelah itu semuanya yang berhubungan dengan korban akan ditetapkan sebagai tersangka..(Pembela Butarbutar)
