Tapanuli Utara, MWT — Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Sumatera Utara membahas optimalisasi dan keberlanjutan operasional Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) dalam rapat koordinasi virtual, Senin (12/10/2026).
Rapat yang berlangsung dari Aula Mini Kantor Bupati Tapanuli Utara itu dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Utara, Henry M. M. Sitompul, M.Si., bersama Kepala Perwakilan BPKP Sumatera Utara, Rusdy Sofyan.
Pembahasan difokuskan pada keberlanjutan pengelolaan IPLT sebagai sarana sanitasi daerah. Keberadaan fasilitas tersebut ditujukan untuk mendukung perlindungan lingkungan, mencegah pencemaran sumber air, serta meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
Dalam kegiatan itu, Sekda didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan David Sipahutar, Inspektur Daerah Manapang Simamora, Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Betty Sitorus, serta perwakilan perangkat daerah teknis terkait.
Pemkab Tapanuli Utara menyatakan pendampingan dan pengawasan BPKP Sumatera Utara diharapkan mendukung proses perencanaan hingga operasional sarana sanitasi agar berjalan transparan dan akuntabel.
Namun, bahan keterangan kegiatan tersebut belum merinci hasil konkret rapat, jadwal tindak lanjut, kebutuhan anggaran, maupun target operasional IPLT yang dibahas. (TU1)
