Batam, MWT – Deru mesin pemecah batu terdengar dari kawasan Tanjung Uncang, Kota Batam. Aktivitas sejumlah mesin pemecah batu itu berlangsung tepat di depan PT Nipon Stell, Kecamatan Batu Aji, dan menarik perhatian warga di sekitar lokasi.
Dari keterangan yang dihimpun dari warga, batu tersebut berasal dari material yang dikeruk dari kawasan perbukitan. Setelah itu, batu dihancurkan menggunakan mesin sesuai ukuran yang diminta oleh pihak pemesan.
Material hasil pemecahan kemudian disebut dibawa oleh sejumlah penyedia bahan bangunan. Informasi yang diperoleh warga menyebutkan, harga material tersebut relatif lebih murah dibandingkan batu yang diangkut menggunakan tongkang.
Di tengah aktivitas tersebut, belum ada pihak yang mengaku sebagai penanggung jawab kegiatan dan bersedia memberikan penjelasan. Beberapa pekerja yang ditemui justru menyatakan bahwa mereka hanya menjalankan pekerjaan dan tidak mengetahui persoalan lainnya. (Tim)
