Independen, Akurat & Berimbang
Berita  

Tata Kelola Lapas Batam Diperkuat, Kemenimipas Tekankan Perencanaan Keuangan

Batam, MWT — Penguatan tata kelola tidak berhenti pada administrasi. Di balik perencanaan dan pengelolaan anggaran, ada tuntutan agar seluruh pelaksanaan tugas pemasyarakatan berjalan tepat sasaran. Pesan itu mengemuka saat Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), Ibnu Ismoyo, S.H., M.H., M.M., melakukan kunjungan kerja ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Batam, Jumat (18/9/2026).

Kedatangan Ibnu Ismoyo disambut Kepala Lapas Batam, Yosafat Rizanto, bersama jajaran. Pertemuan tersebut menjadi ruang untuk mempererat koordinasi dan membangun sinergi antara jajaran Kemenimipas dengan satuan kerja pemasyarakatan, terutama dalam memastikan tugas dan fungsi organisasi berjalan secara optimal.

Dalam kunjungan itu, Ibnu Ismoyo melihat langsung kondisi Lapas Batam sekaligus meninjau pelaksanaan tugas di lingkungan satuan kerja tersebut. Ia juga mencermati sejumlah aspek yang berkaitan dengan perencanaan, pengelolaan keuangan, serta dukungan sarana dan prasarana yang diperlukan untuk menunjang pelaksanaan tugas pemasyarakatan.

Bagi jajaran Lapas Batam, kunjungan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi sekaligus menyelaraskan pelaksanaan program dengan ketentuan yang berlaku. Yosafat Rizanto menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan Kemenimipas beserta rombongan.

“Kami menyambut baik kunjungan ini. Kehadiran jajaran Kemenimipas menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pelaksanaan tugas dan fungsi, sekaligus memperkuat tata kelola di Lapas Batam,” ujar Yosafat.

Sementara itu, Ibnu Ismoyo menyoroti pentingnya membangun perencanaan dan pengelolaan keuangan secara tertib, transparan, terencana, serta tepat. Menurutnya, pengelolaan sumber daya yang baik menjadi salah satu unsur penting untuk menopang pencapaian target organisasi sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelaksanaan tugas dan pelayanan pemasyarakatan.

Ia juga menambahkan bahwa Lapas Batam perlu terus mengembangkan sikap kreatif, inovatif, dan penuh gagasan dalam menjalankan tugasnya. Dorongan tersebut menjadi bagian dari upaya agar pelaksanaan fungsi pemasyarakatan tidak hanya berjalan sesuai ketentuan, tetapi juga terus berkembang dalam menjawab kebutuhan organisasi dan pelayanan.

Kunjungan kerja ini diharapkan memperkokoh koordinasi antara Kemenimipas dan Lapas Batam. Sinergi tersebut sekaligus diarahkan untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun tata kelola pemerintahan yang baik serta meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemasyarakatan. (Zul)