Berita  

RSU Tarutung Lakukan Rakor Pemakaian Sistim Digitalisasi Rujukan

Taput, MWT – Direktur Rumah Sakit Umum Tarutung, dr.Bobby Simanjuntak berpesan kepada peserta rapat kordinasi yang dihadiri kepala puskesmas se Tapanuli Utara dan juga dokter dan Wakil Directur bidang pelayanan umum RSU agar kiranya kolaborasi rujukan dari puskesmas bisa diselaraskan untuk pelayanannya dengan memakai sistim digitalisasi atau e_link.

yang mana pasien yang dirujuk oleh puskesmas untuk berobat ke rumah sakit tidak perlu lagi harus membawa surat rujukan dari puskesmas, cukup dengan mengentri data pasien yang akan berobat dan jenis keluhan penyakit serta dirujuk ke bagian mana untuk dilakukan pelayanan pengobatan, ucapnya pada Jumat 10/07/2026.

Directur juga sampaikan kalau sistim Digitalisasi rujukan dari Puskesmas ke Rumah Sakit (seperti melalui SISRUTE dan SATUSEHAT) akan mempercepat antrean, memangkas birokrasi pendaftaran, dan mengintegrasikan rekam medis. Ini menghilangkan kebutuhan membawa berkas fisik, mencegah pengulangan pemeriksaan, dan memastikan penanganan medis lanjutan di rumah sakit menjadi lebih cepat serta tepat.

Adapun rincian manfaat utama dalam pelayanan sistim digitalisasi rujukan ini bagi para pasien adalah : Pendaftaran Lebih Cepat, yang mana pasien tidak perlu membawa surat rujukan fisik atau dokumen cetak dari Puskesmas karena data telah terintegrasi secara real-time ke sistem rumah sakit tujuan.

Antrean Online yang Terstruktur dengan Sistem terpadu memungkinkan penjadwalan antrean yang lebih baik. Pasien dapat memperkirakan waktu kedatangan, sehingga mengurangi waktu tunggu di rumah sakit. Riwayat Medis Terintegrasi, Rekam medis pasien seperti riwayat alergi, diagnosis awal di Puskesmas, dan hasil lab langsung tersedia untuk dokter spesialis di rumah sakit, ini mencegah salah diagnosis.

Pencegahan Pengulangan Tes, Rumah sakit dapat melihat dan melanjutkan data pemeriksaan dari Puskesmas. Pasien tidak perlu melakukan tes ulang yang memakan waktu dan biaya tambahan. Kondisi Darurat Teratasi Optimal yang artinya Khusus rujukan gawat darurat, digitalisasi membantu Puskesmas memastikan ketersediaan tempat tidur dan tenaga medis di rumah sakit tujuan sebelum pasien diberangkatkan, ujar Directur lagi.

Jadi saya berharap diakhir rapat ini, agar kiranya pesan ini bisa disosialisasikan oleh para puskesmas puskesmas yang ada Ditapanuli Utara ini kepada masyarakat dengan baik dan benar, agar mereka bisa dan dapat memahami akan bagaimana itu pentingnya  mendapatkan pelayanan berobat dengan sistim digitalisasi rujukan, harapnya lagi mengakhiri.(TU1)