Toba, MWT — Proses rekrutmen calon tenaga ahli pada belanja jasa di Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Toba Tahun Anggaran 2026 diduga berlangsung tertutup dan minim publikasi kepada masyarakat luas. Sejumlah pihak mempertanyakan transparansi pengumuman penerimaan yang disebut tidak terlihat secara umum, baik melalui media massa, media sosial, maupun website resmi pemerintah daerah.
Informasi mengenai adanya rekrutmen tersebut baru diketahui publik setelah sejumlah peserta mengikuti tahapan seleksi berupa ujian tertulis, wawancara, dan tes teknis yang digelar di Institut Teknologi Del, Sitoluama, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba.
Di kalangan masyarakat, muncul pertanyaan terkait mekanisme pengumuman penerimaan tenaga ahli tersebut. Pasalnya, pada umumnya proses seleksi yang dilakukan instansi pemerintah, perusahaan, maupun lembaga pendidikan biasanya diumumkan secara terbuka melalui website resmi atau media sosial agar masyarakat dapat mengetahui jadwal, syarat, alur pendaftaran, hingga daftar peserta seleksi.
“Biasanya ada pengumuman resmi terkait jadwal pelaksanaan, aturan seleksi, perlengkapan peserta, hingga informasi teknis lainnya yang bisa diakses publik melalui website atau media sosial,” ungkap salah seorang warga menanggapi proses rekrutmen tersebut.
Menanggapi hal itu, Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Toba, Eston Sihotang, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan pengumuman penerimaan calon tenaga ahli melalui email Kominfo.
Menurut Eston, pengumuman pendaftaran rekrutmen dilakukan sejak 13 hingga 17 Mei 2026. Namun saat ditanya awak media mengenai website atau media publikasi yang dapat diakses masyarakat umum, Eston menyebut pengumuman berada di website Pos El Kominfo.
“Itu website Pos El Kominfo@tobakab.go.id bisa kita buka dan lihat pengumuman perekrutan calon tenaga ahli pada belanja jasa,” tegas Eston kepada awak media.
Meski demikian, sejumlah awak media di Kabupaten Toba mengaku tidak menemukan publikasi terbuka terkait pengumuman tersebut di website resmi pemerintah daerah maupun kanal informasi publik lainnya.
Eston juga menjelaskan tahapan seleksi administrasi dilaksanakan pada 18 Mei 2026 dan pengumuman hasil administrasi pada 19 Mei 2026. Selanjutnya, tes tertulis dan wawancara telah selesai digelar pada 21 Mei 2026 di gedung kampus IT Del Sitoluama, Kecamatan Laguboti.
Dalam keterangannya, Eston mengaku dirinya baru menjabat sebagai Plt Kepala Diskominfo sejak 2 April 2026.
“Website www.tobakab.go.id saya kurang tahu. Maklum saya masih baru di dinas itu,” ujar Eston saat dikonfirmasi awak media, Senin (25/5/2026).
Ia menambahkan, rekrutmen tenaga ahli tersebut dilakukan untuk mendukung pembangunan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Kabupaten Toba. Kebutuhan tenaga ahli disebut mencapai 13 personel, sementara hasil rekrutmen sebelumnya berjumlah 17 orang.
Seluruh pembiayaan tenaga ahli tersebut bersumber dari APBD Kabupaten Toba. Besaran honor yang diterima para tenaga ahli nantinya berbeda-beda sesuai bidang masing-masing.
“Ada yang menerima Rp3 juta, Rp4 juta, hingga Rp6 juta per bulan sesuai bidang keahliannya,” terang Eston. (Toba1)
