Berita  

Kemandirian Pangan Energi Jadi Kunci Perkuat Kedaulatan Nasional

Batam, MWT – Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Wahyu Wahyudin, menegaskan pentingnya kemandirian pangan dan energi sebagai fondasi utama untuk menghadapi tekanan global sekaligus memperkokoh kedaulatan Indonesia.

Menurutnya, ketergantungan terhadap pasokan luar negeri harus segera ditekan melalui langkah nyata menuju swasembada di sektor strategis tersebut. Ia menilai, kemampuan memenuhi kebutuhan dasar secara mandiri akan menjadi benteng kuat bagi stabilitas nasional.

“Kita harus mampu memenuhi kebutuhan pangan seperti beras, ikan, dan daging, serta memastikan ketersediaan energi secara mandiri. Ini adalah syarat mutlak untuk menjaga kedaulatan bangsa,” ujarnya.

Wahyu juga menekankan pentingnya arah pembangunan nasional yang berbasis pada keunggulan komparatif daerah. Ia mengingatkan, kebijakan yang tidak selaras dengan karakter wilayah justru dapat melemahkan ketahanan nasional.

Menurutnya, daerah dengan potensi pertanian tidak seharusnya dipaksakan menjadi kawasan industri, begitu pula sebaliknya. Sinkronisasi antara kebijakan dan potensi wilayah dinilai krusial untuk mempercepat pencapaian ketahanan pangan dan energi.

Di sektor energi, ia mendorong pemerintah pusat melalui BUMN agar lebih agresif dalam eksplorasi sumber minyak baru serta mempercepat pengembangan energi terbarukan sebagai langkah strategis memperkuat ketahanan energi nasional.

Lumbung Ikan 

Selain itu, Wahyu menilai Provinsi Kepulauan Riau memiliki peluang besar untuk menjadi lumbung ikan nasional. Luasnya wilayah laut dinilai sebagai kekuatan utama dalam menopang kebutuhan protein masyarakat Indonesia.

Namun, ia menyoroti keterbatasan infrastruktur yang masih menjadi hambatan dalam optimalisasi potensi tersebut. Ia meminta pemerintah pusat memberikan dukungan konkret, khususnya pembangunan jalan dan pelabuhan, guna memperlancar distribusi hasil tangkapan nelayan.

Tak hanya itu, persoalan pencurian ikan oleh nelayan asing juga menjadi perhatian serius. Ia menegaskan bahwa penguatan pengawasan serta pembangunan infrastruktur kelautan menjadi kunci untuk melindungi sumber daya sekaligus meningkatkan produktivitas sektor perikanan.

Menutup pernyataannya, Wahyu menegaskan bahwa dukungan anggaran dari pemerintah pusat sangat menentukan percepatan pembangunan serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Kepulauan Riau.(Zul)