Berita  

Diduga Oknum Pemko Batam Miliki Tambang Pasir Iegal di Jabi  

Batam, MWT – Kegiatan penambangan pasir ilegal di wilayah Jabi, Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa Kota Batam menjadi – jadi pasca penertiban baru – baru ini. Terkesan, tidak ada efek jera terhadap oknum pengusaha yang patut diduga tidak dilengkapi legalitas usaha.

Awak media yang sempat memasuki lokasi penambangan, merekam sejumlah kegiatan pekerja mulai dari penyedotan pasir sampai truk keluar membawa material. Saksi mata lainnya mengabarkan, aktifitas penyedotan pasir itu sudah berlangsung cukup lama.

Lokasi penyedotan pasir tersebut dilengkapi dengan peralatan kerja tersistem. Pipa – pipa penyedot pasir terbentang di lahan yang terhubung dengan mesin dompeng. Suara mesin penyedot menggema jelas disana dan diawasi sejumlah pekerja.

Aktifitas tersebut menciptakan lubang bekas pengerukan dan berubah danau baru saat hujan turun. Material yang dikeruk sampai kedalaman puluhan meter dan air menggenangi lokasi mengancam banjir bandang.

Pekerja tambang yang ditemui di lokasi tak mampu menjelaskan latar belakang usaha itu. Mereka mengaku hanya pekerja harian dan soal perijinan tidak dipahami Diduga pengawasan pihak berwenang yang pilih kasih, membuat kegiatan ilegal ini berlangsung tanpa hambatan.

Warga berharap pemerintah dan pihak berwenang segera turun tangan untuk menindak tegas aktifitas ini. Langkah cepat dan tegas diperlukan untuk menghentikan kerusakan lebih lanjut yang dapat memengaruhi kehidupan masyarakat serta lingkungan di wilayah tersebut.

Warga seputaran lokasi penambangan menginformasikan, pengusaha tersebut lolos dari razia terpadu baru – baru ini. “ Kabarnya pengusaha ini orang Pemko Batam bagian pemadaman Bang, tapi gak tau kebenaranya, “ ujar warga tadi.

Aktivitas galian tambang pasir ini menuai komentar kritis dari pengusaha yang bersebelahan areal. “ Kalau tidak salah, pengusaha disini sama – sama tidak mengantongi ijin, namun milik oknum Pemko Batam ini lolos, “ ujar warga lainnya.

Informasi warga yang disampaikan ke redaksi, aktivitas penggalian pasir dilakukan secara terbuka dan sejumlah truk pengangkut pasir terlihat keluar masuk lokasi hampir setiap hari.(tim)