Berita  

Polres Tanjungbalai Diapresiasi PWI

Tanjungbalai, MWT –  Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) mengapresiasi kinerja Polres Tanjungbalai sukses laksanakan Operasi Ketupat Toba 2026 selama bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri.

Ketua PWI Kota Tanjungbalai Saufi Simangunsong menegaskan bahwa dedikasi, profesionalisme, serta kerja keras seluruh jajaran Polri dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat patut mendapatkan apresiasi tinggi.

“Keberhasilan ini menunjukkan komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Tanjungbalai selama bulan Ramadhan dan Idul Fitri,” ujar Saufi.

Kehadiran personel Polres Tanjungbalai di tengah masyarakat kkta itu tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi turut memastikan pelaksanaan ibadah Ramadhan hingga perayaan Idul Fitri berjalan khidmat, tertib, dan lancar. Menurut Saufi, keterbukaan informasi menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat.

Sebagai wadah wartawan sekaligus pilar demokrasi, PWI Kota Tanjungbalai menyatakan dukungan penuh terhadap langkah-langkah Polri dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif. Sinergi antara Polri dan insan pers dinilai menjadi kunci dalam menghadirkan informasi yang edukatif, menyejukkan, dan berimbang.

“Semoga keberhasilan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta memperkuat kolaborasi demi Tanjungbalai yang aman, damai, dan sejahtera,” harap Saufi.

Begal

Meski berhasil dalam melaksanakan Operasi Ketupat Toba 2026, Polres Tanjungbalai jangan sampai berbangga diri sebab masih ada “pekerjaan rumah” yang hingga kini menjadi momok yang menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat Tanjungbalai.

Sebagaimana kasus komplotan begal “bersenpi” yang dialami 10 pemuda di Balai Diujung Tanjung pada Kamis 12 Maret 1026 lalu. Hingga kini masih 3 tersangka yang diamankan atas keberhasilan warga menyergap ketiga pelaku. Sementara 5 pelaku lainnya belum tertangkap dan Kapolres Tanjungbalai melalui Kasi Humas Ipda Ruslan mengatakan kasus tersebut masih dalam “penyelidikan”.

Sudah lebih dua minggu tidak ada perkembangan positif alias jalan ditempat, seolah Polres Tanjungbalai tidak serius mengungkap kasus yang sangat mengkhawatirkan masyarakat itu. (Usni Fili Panjaitan)