Tapanuli Utara, MWT – Kabupaten Tapanuli Utara dikenal sebagai daerah kecil yang indah dengan potensi alam dan budaya yang kuat. Namun, untuk melangkah lebih jauh dan berkembang secara berkelanjutan, diperlukan polesan yang terarah dan terencana. Kesadaran inilah yang mendorong Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat (JTP) memulai langkah strategis melalui pemahaman bersama tentang pentingnya rencana induk pembangunan (master plan).
Master plan dipandang sebagai fondasi utama untuk memperoleh gambaran pembangunan Tapanuli Utara dalam rentang waktu 5 hingga 25 tahun ke depan, agar arah pembangunan tidak bersifat parsial, melainkan terintegrasi dan berkelanjutan.
Pemahaman bersama tersebut dibahas dalam sebuah pertemuan yang menghadirkan narasumber Prof. Dr. Ir. Manlian Ronald A. Simanjuntak SY, M.T., D.Min., IPU, ASEAN Eng, Pengurus LPJK Kementerian Pekerjaan Umum RI sekaligus Guru Besar Manajemen Proyek Konstruksi. Pertemuan berlangsung di Aula Martua, Jumat (6/2/2026).
Dalam pemaparannya, Prof. Manlian menjelaskan bahwa rencana induk (master plan) merupakan dokumen perencanaan strategis jangka panjang yang komprehensif. Dokumen ini berfungsi sebagai panduan utama dalam pengembangan, pertumbuhan, dan penetapan kebijakan suatu wilayah, termasuk pembangunan infrastruktur, ekonomi, sosial, dan investasi.
“Rencana induk ini akan sangat mendukung APBD kita di segala bidang. Pembangunan Tapanuli Utara akan langsung terintegrasi dengan provinsi, nasional, bahkan internasional. Kami juga akan menggiring investor internasional ke Taput,” ujar Prof. Manlian mengawali paparannya.
Ia menegaskan bahwa tanpa rencana induk yang jelas, pembangunan cenderung berjalan terpisah-pisah dan sulit menarik minat investasi besar. Sebaliknya, dengan perencanaan yang terstruktur, potensi daerah dapat dikemas secara sistematis dan kompetitif.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat menegaskan keyakinannya bahwa master plan akan menjadi pengungkit utama percepatan pembangunan daerah.
“Melalui rencana induk ini, saya yakin capaian pembangunan Tapanuli Utara akan sangat pesat. Jika hanya mengandalkan kemampuan daerah, Pendapatan Asli Daerah (PAD) kita akan tumbuh sangat lambat. Namun dengan sistem pembangunan yang terintegrasi, saya yakin kita bisa mencapai cita-cita kita bersama,” ujar Bupati menutup pertemuan.
Dengan langkah awal ini, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menunjukkan komitmen untuk membangun daerah secara visioner, terarah, dan berkelanjutan, sekaligus membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah pusat, dunia usaha, dan investor global. (TU1)
