Samosir, MWT – Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom bersama Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Samosir menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Minggu (2/2/2026).
Rakornas Dibuka Presiden Prabowo
Rakornas secara resmi dibuka oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto sekaligus penyampaian Taklimat Presiden. Kegiatan ini mengusung tema “Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045”.
Selain Presiden, acara turut dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming serta 4.453 peserta dari unsur kementerian/lembaga, gubernur, bupati/wali kota, Forkopimda, dan Kepala BPS se-Indonesia.
Mendagri Tekankan Tata Kelola
Dalam laporannya, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menyampaikan bahwa Rakornas menjadi forum strategis untuk memperkuat koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian pemerintahan pusat dan daerah.
Ia juga mengingatkan kepala daerah agar meningkatkan kualitas tata kelola, kapasitas ASN, serta memastikan pengelolaan keuangan daerah berjalan efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.
Arahan Presiden RI
Presiden Prabowo menegaskan pentingnya sinergi kuat antara pemerintah pusat dan daerah demi keberhasilan pembangunan nasional. Ia menekankan pertumbuhan ekonomi yang produktif, inklusif, dan berkelanjutan agar manfaat pembangunan dirasakan merata.
Presiden juga menyoroti program prioritas seperti kampung nelayan Merah Putih, hilirisasi sumber daya alam, Gerakan Indonesia ASRI, serta pentingnya kesetiaan kepada negara.
Komitmen Pemkab Samosir
Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Samosir untuk mendukung kebijakan strategis Pemerintah Pusat. Ia menilai sinergi lintas pemerintahan menjadi kunci keberhasilan program nasional.
“Kolaborasi tidak hanya antar pemerintah, tetapi juga bersama Forkopimda dan seluruh pemangku kepentingan demi kesejahteraan masyarakat, khususnya masyarakat Samosir,” tegas Vandiko.(S1)
