Pahae Julu, MWT — Rekanan menyatakan siap memperbaiki dan membayar TGR Proyek Rabat Beton Onan Hasang jika terbukti ada kerugian negara. Pernyataan ini muncul setelah proyek lanjutan di Kelurahan Onan Hasang, Kecamatan Pahae Julu, Kabupaten Tapanuli Utara, belum menunjukkan perbaikan hingga kini.
Proyek Rabat Beton
Hingga pemantauan terbaru, perbaikan lantai parit dan badan jalan rabat beton belum dilakukan. Selain itu, diduga terdapat gelondongan kayu di bawah rabat beton. Oleh karena itu, kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran masyarakat.
Temuan Lapangan
Di lapangan, pekerjaan rabat beton terlihat tidak presisi dan tanpa cetakan. Akibatnya, garis pembatas rabat tidak rapi. Sementara itu, lantai saluran parit tampak hanya disemen tipis sehingga mudah rusak akibat hujan.
Lurah dan Inspektorat Beri Penjelasan
Lurah Onan Hasang, Hotma Sitompul, menyebut pihaknya telah menindaklanjuti bersama Inspektorat. Selanjutnya, rekanan berjanji memperbaiki dari dana pemeliharaan dan siap membayar TGR jika dana tidak mencukupi.
Inspektorat Lakukan Audit
Perwakilan Inspektorat Irban IV, Johanmes Simarmata, membenarkan telah turun ke lokasi. Selain itu, Inspektorat akan melakukan audit untuk menghitung kerugian akibat kerusakan pekerjaan tersebut.
Kawal Kasus
Praktisi hukum Rudi Zainal Sihombing menyatakan akan mengawal kasus ini. Bahkan, organisasi Permata berencana melaporkan persoalan tersebut secara resmi ke aparat penegak hukum. (TU1)
