Samsir, MWT — Pemerintah Kabupaten Samosir bersama DPRD Kabupaten Samosir menyepakati 11 Program Pembentukan Peraturan Daerah Propemperda Tahun 2026. Penetapan dilakukan melalui rapat paripurna di Gedung DPRD Samosir, 19 Januari 2026. Kesepakatan tersebut ditandatangani Ketua DPRD Samosir Nasip Simbolon. Penandatanganan disaksikan Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk serta unsur Forkopimda.
Tahapan Pembahasan
Penetapan Propemperda merupakan bentuk kepatuhan terhadap Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 dan Permendagri Nomor 80 Tahun 2015. Aturan tersebut menegaskan bahwa perencanaan Perda harus disusun terencana, terpadu, dan sistematis. Selanjutnya, seluruh Propemperda akan dibahas dalam tiga masa sidang antara DPRD dan Pemkab Samosir. Dengan demikian, proses legislasi berjalan sesuai ketentuan.
Daftar Ranperda
Propemperda 2026 mencakup Ranperda strategis, antara lain Perumda Aneka Usaha, Rencana Induk Pengembangan Pertanian, Pengelolaan Sampah, dan Pengelolaan Air Limbah Domestik. Selain itu, terdapat Ranperda Perlindungan dan Pemberdayaan Petani, Kawasan Tanpa Rokok, serta perubahan Perda RTRW Kabupaten Samosir 2025–2045. Ranperda wajib juga ditetapkan, yakni Pertanggungjawaban APBD 2025, Perubahan APBD 2026, dan APBD 2027.
Komitmen Pemkab Samosir
Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk menegaskan bahwa penetapan Propemperda mencerminkan komitmen membangun infrastruktur hukum daerah. Oleh karena itu, regulasi yang dibentuk diharapkan mendorong percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Ia juga meminta OPD sebagai leading sektor menyiapkan substansi dan argumentasi regulasi secara matang. Dengan persiapan tersebut, pembahasan publik dapat berjalan efektif.
Harapan DPRD
Ketua DPRD Samosir Nasip Simbolon meminta seluruh pihak berkomitmen menyelesaikan pembahasan Ranperda hingga ditetapkan menjadi Perda. Menurutnya, kelengkapan naskah akademik dan dokumen pendukung sangat penting. Ia berharap Perda yang dihasilkan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah PAD. Pada akhirnya, regulasi tersebut diharapkan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Samosir.
