Batam, MWT — Lapas Batam memperingati Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW dengan kegiatan keagamaan yang dirangkaikan penyerahan sumbangan kepada tiga panti asuhan di sekitar lingkungan lapas. Kegiatan berlangsung khidmat di aula Lapas Batam dan diikuti petugas serta warga binaan. Momentum ini menegaskan penguatan keimanan sekaligus kepedulian sosial.
Isra Mikraj dan Kepedulian
Kegiatan diawali pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Selanjutnya, dilakukan penyerahan sumbangan secara simbolis kepada tiga panti asuhan. Bantuan ini menjadi wujud kepedulian sosial serta upaya menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar. Dengan demikian, nilai keagamaan diwujudkan melalui aksi nyata.
Empati dan Aksi Nyata
Kepala Lapas Batam Yosafat Rizanto menyampaikan bahwa Isra Mikraj bukan sekadar seremonial. Menurutnya, nilai spiritual harus melahirkan empati dan kepedulian sosial. Karena itu, pemasyarakatan hadir tidak hanya untuk pembinaan, tetapi juga memberi manfaat bagi lingkungan.
Perkuat Iman dan Akhlak
Tausiyah disampaikan Ustad Muhammad Chandra. Ia mengajak hadirin meneladani makna Isra Mikraj untuk memperkuat keimanan dan memperbaiki akhlak. Selain itu, ia menekankan pentingnya disiplin, keikhlasan, dan tanggung jawab dalam ibadah serta tugas sehari-hari. (Zul)
