Berita  

Kota Batam tidak Kekurangan Sumber Air

Foto Udara keruhnya air Bendungan Tembesi akibat aktivitas pematangan lahan oleh PT KBM yang membangun kawasan wisata.

Batam, MWT – PT Air Batam Hilir (ABHi) dan PT Air Batam Hulu (ABHu) bersama BP Batam melalui Badan Usaha SPAM Batam menegaskan komitmennya dalam menjamin kontinuitas distribusi air bersih kepada masyarakat Kota Batam, termasuk diwilayah yang selama ini kerap mengalami gangguan atau aliran tidak lancar.

Upaya tersebut dilakukan melalui optimalisasi kapasitas produksi instalasi pengolahan air (IPA), pengaturan distribusi berbasis zonasi, serta pemeliharaan jaringan pipa secara berkala.  Pada kondisi darurat atau gangguan teknis tertentu, perusahaan juga menyiapkan suplai alternatif berupa mobil tangki air guna memastikan kebutuhan pelanggan tetap terpenuhi.

Demikian keterangan tertulis yang disampaikan Corporate Communication PT Air Batam Hilir, Ginda AL kepadaa media ini, Rabu (14/1/2026).

Sumber Air

Katanya, secara umum Kota Batam tidak mengalami kekurangan sumber air. Saat ini terdapat sembilan waduk, dengan tujuh di antaranya aktif beroperasi dan menghasilkan total produksi sekitar 4.200 liter per detik. Dengan kapasitas tersebut, ketersediaan air dinilai mencukupi.

Namun demikian, tantangan utama masih terletak pada sistem distribusi dan infrastruktur pendukung. Pembangunan sistem air minum tidak hanya berkaitan dengan kapasitas waduk, tetapi juga perluasan dan penguatan jaringan distribusi yang membutuhkan investasi besar serta perencanaan bertahap.

Sebagai mitra operator operasi dan pemeliharaan, PT ABHi dan PT ABHu bertugas memastikan sistem yang ada dapat berfungsi secara optimal.

Stress Area

Daerah yang masih masuk dalam kategori stress area atau daerah dengan tekanan air rendah.
Dari total 32 titik stress area yang sebelumnya ada, saat ini masih tersisa 18 titik.
Dalam tiga tahun terakhir, lima titik telah berhasil ditangani, sementara sisanya masih menunggu realisasi anggaran
dan pembangunan infrastruktur baru, seperti penambahan jaringan pipa.

Ke depan, telah diprogramkan sejumlah pekerjaan strategis untuk meningkatkan suplai dan memperluas jaringan perpipaan guna menjamin pasokan air secara berkelanjutan. PT ABHi dan PT ABHu terus berkoordinasi dengan BP Batam–BU SPAM Batam sebagai pemilik aset dan pengambil kebijakan strategis agar rencana tersebut dapat segera direalisasikan.

Deteksi Kebocoran

Dalam upaya menekan tingkat kebocoran air atau non-revenue water (NRW), perusahaan menerapkan berbagai langkah, antara lain deteksi kebocoran aktif, penggantian pipa tua, pemasangan district metered area (DMA),
serta penertiban sambungan ilegal. Langkah tersebut didukung dengan peningkatan kapasitas dan pemanfaatan teknologi pemantauan jaringan.

Terkait pelayanan pelanggan, PT Air Batam Hilir menyediakan berbagai kanal pengaduan, mulai dari layanan pelanggan di kantor, call center 0778-5700-000, media sosial, hingga aplikasi digital. Setiap pengaduan dicatat dan ditindaklanjuti sesuai prosedur.

Pencemaran

Menjawab isu dugaan pencemaran sumber air atau waduk, PT ABHi dan PT ABHu bersama BP Batam–BU SPAM
secara rutin melakukan pemantauan kualitas air baku melalui uji laboratorium berkala. Koordinasi juga dilakukan dengan instansi terkait untuk pengawasan lingkungan di sekitar sumber air, serta peningkatan proses pengolahan melalui optimalisasi filtrasi dan desinfeksi agar air yang didistribusikan tetap memenuhi standar kesehatan.

Sejalan dengan perkembangan teknologi, perusahaan juga mendorong digitalisasi layanan, termasuk pencatatan meter air secara digital, sistem pembayaran non-tunai melalui berbagai kanal perbankan dan aplikasi, serta pemantauan gangguan distribusi secara digital.

Transformasi ini diharapkan mampu meningkatkan transparansi, efisiensi operasional, dan kualitas pelayanan kepada pelanggan.

Melalui berbagai langkah tersebut, PT Air Batam Hilir dan PT Air Batam Hulu menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kinerja dan pelayanan guna memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Batam secara berkelanjutan. (Zul)