Karimun, MWT – Ruko yang menjadi pangkalan bahan bakar minyak (BBM) di Jalan Jenderal A. Yani, Baran III, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, terbakar Jumat, (14/2/2025). Spekulasi penyebab kebakaran mencuat ke permukaan.
Meski belum ada relis dari pihak terkait, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dari stop kontak kipas angin di dalam ruko.
Sebagaimana disampaikan Kapolsek Meral, AKP Adi Candra, percikan api dari stop kontak tersebut memicu kebakaran. Kobaran api cepat membara karena di dalam ruko itu terdapat lebih dari tujuh drum BBM.
Saksi mata di seputaran lokasi mengatakan api berkobar cepat dan menimbulkan beberapa kali ledakan. Tim pemadam kebakaran yang datang menangani lokasi dan menghambat api merambat ke bangunan lain.
Tiga petugas pemadam kebakaran mengalami luka bakar dalam upaya memadamkan api.Ketiganya, yakni M. Syukur,Tri Haryono dan Agus Fitriyanto sempat dilarikan ke RSUD Muhammad Sani Karimun.
Kabid Penyelamatan dan Damkar BPBD Karimun, Hendra Hidayat mengatakan petugas yang turun ke lokasi terkena percikan api
Banyak Tugas
Informas yang diperoleh di kalangan petugas damkar BPBD Karimun, petugas damkar yang menjadi korban sebelumnya menerima banyak penugasan.
“ Pagi hari sampai sore ditugasi ke satu sekolah yang ada kebakaran selanjutnya menangkap ular , memadamkan lahan terbakar dan terakhir di ruko ini. Petugas tidak memerdulikan keselematan dirinya dengan menggunakan alat pelindung diri demi pemadaman api, “ ujar sumber media ini.
Kabid Penyelamatan dan Damkar BPBD Karimun, Hendra Hidayat yang dihubungi terpisah kemarin, mengatakan alat pelindung diri memiliki sejumlah klasifikasi sesuai kepentingan.
” Namun peristiwa di ruko terjadi akibat semburan kuat pertalite yang terbakar di dalam ruko. Sangkin kuatnya , semburan itu mengenai petugas yang berada di bagian belakang pemegang nozzle di bagian depan, “ ujarnya. (Zul/Nad)
