Ketapang, MWT- Pengurus konsulat cabang federasi serikat pekerja metal indonesia(KC.FSPMI) melakukan rapat kordinasi bersama pengurus dan ketua-ketua pengurus unit kerja dalam rangka persiapan aksi susulan terkait permasalahan upah minimum kabupaten sektor pertambangan yang belum ada ditetapkan.
Rapat tersebut dipimpin Ketua Konsulat Cabang FSPMI Ketapang, Syahbandar dilaksanakan di konsulat cabang.
Syahbandi menghimbau agar semua PUK mengirimkan anggotanya minimal 50 orang dan iperkirakan sudah ada 450 anggota turun mengawal aksi tanggal 15 Januari 2025.
Direncanakan aksi ini akan dilaksanakan di kantor DPRD Ketapang dan kantor bupati Ketapang.
Hal senada juga disampaikan Umar Wira Hadi Kusuma sebagai sekretaris dari konsulat cabang Ketapang.
Aksi gabungan dari aliansi federasi-bukan hanya anggota FSPMI tetapi juga ada dari FSBSI,FSBKM, Federasi CARGIL,FSBPP,FSBSPK,FSBSI 92 ada 7 federasi bersatu lainnya.
Aksi tersebut kemungkinan lebih dari 1000 massa dan untuk itu Umar berpesan agar para pimpinan PUK menjaga anggotanya.(Umar WHK)
