Pariaman, MWT – RS Jiwa Prof. HB. Saanin Padang Mengadakan Sosialiasi dengan tema deteksi dini ganguan mental emosial anak dan remaja berbasis komonitas sekolah bersama siswa/i SMAN 1 Lubuk Alung dihadari Direktur RS. Jiwa Prof. HB. Saanin Padang, dr. Aklima, MPH, dan beberapa dokter spesialis dan Kepala Sekolah Arizon,M.Pd dan Guru BK Jum’at (8/11).
Direktur Rumah Sakit Jiwa Prof. HB. Saanin Padang dr. Aklima, MPH, mengatakan, yang pertama sekali kita harus merobah image-nya negatif terhadap Rumah Sakik Jiwa menjadi Rumah Umum biasa, semua dokter spesialis sudah ada di sana.
Sosialisasi deteksi dini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya deteksi dini terhadap berbagai hal, seperti penyakit tidak menular dan lain nya,ujarnya.
Aklima juga menjelaskan Pemberian pendidikan kesehatan mengenai deteksi dini gangguan jiwa pada masyarakat diharapkan dapat menjadi manfaat positif sehingga masyarakat mampu melakukan tindakan dasar yang sederhana seperti deteksi dini kasus gangguan jiwa, menggerakkan keluarga yang sehat, keluarga risiko, dan keluarga sakit untuk terlibat dalam penyuluhan kesehatan jiwa dengan mengikuti rehabilitasi dan terapi aktivitas kelompok serta melakukan kunjungan rumah untuk pasien yang sudah mandiri.
Kepala Sekolah SMAN 1 Lubuk Alung Arizon,M.Pd berharap,dengan di adakannya kegiatan ini Kita tentu sesuaikan dengan gerakan sekolah sehat ya salah satunya sehat jiwa jadi anak-anak fokus dengan melanjutkan ke perguruan tinggi dengan jurusan atau perguruan tinggi yang ia idam-idamkan.
Tidak ada siswa yang galau, yang merasa sedih, rendah diri atau segala macamnya karena dari deteksi ada mungkin siswa kita punya persoalan dengan kesehatan dengan di adakan kegiatan ini tidak ada masalah yang berarti lagi.
Arizon juga berpesan, anak yang akan kuliah sendiri tapi orang tua berkeinginan padahal yang mau melanjutkan ya anak bukan orang tua jadi peran Orang tua harus mendorong bukan memaksakan harapannya orang tua jadi dia percaya diri menatap masa depannya,”tutupnya. (Dioni)
